Harga Cabai Rawit di Makale Masih Pedas usai Tahun Baru, Pedagang Takut Jualan Busuk

Pantauan Tribun Toraja di Pasar Telkom Makale, harga pasokan kebutuhan pokok tidak mengalami penurunan atau kenaikan sejak Natal kemarin.

Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Donny Yosua
Tribun Toraja/Muhammad Rifki
Syabilah, salah satu pedagang di Pasar Telkom Makale. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Harga pasokan kebutuhan pokok di Kota Makale, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, terpantau belum mengalami perubahan di awal tahun 2024.

Pantauan Tribun Toraja di Pasar Telkom Makale, harga pasokan kebutuhan pokok tidak mengalami penurunan atau kenaikan sejak Natal kemarin.

Seorang pedagang eceran, Syabilah, mengatakan cabai rawit yang dijualnya masih sama dengan minggu lalu yakni Rp90 ribu per kilogram.

 

 

“Harga saat ini masih sama semenjak Natal, belum ada penaikan, belum ada penurunan,” kata Syabilah saat dikonfirmasi di Pasar Telkom Makale, Rabu (3/1/2024).

“Harga yang paling tinggi saat ini cabai rawit, Rp90 ribu satu kilogram,” lanjutnya.

Syabilah kemudian mengharapkan harga cabai rawit dapat segera turun sehingga dagangannya tidak tinggal membusuk.

 

Baca juga: Harga Tiket Bus Toraja-Makassar Melambung

 

“Harapannya mudah-mudahan turun harganya kembali, karena setiap ada pembeli pasti kaget karena naik harganya.”

Sebelumnya diberitakan, harga cabai rawit menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram di Pasar Sentral Makale.

Menyikapi hal itu, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, membagikan bibit cabai khususnya jenis Katokkon kepada warga untuk ditanam di halaman rumah masing-masing.

 

Baca juga: Harga Cabai Sentuh Rp 100 per Kilogram di Tana Toraja, Ini Solusi Bupati

 

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved