Harga Cabai Sentuh Rp 100 per Kilogram di Tana Toraja, Ini Solusi Bupati

Untuk mendukung warga menanam cabai, Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja membagikan bibit gratis.

Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
ist
Ilustrasi cabai berbuah lebat 

TRIBUNTORAJA, MAKALE - Bupati Kabupaten Tana Toraja, Theofilus Allorerung, imbau warga Tana Toraja manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai.

Hal itu merespons harga cabai di pasaran menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram.

“Fakta sekarang menjadi beban masyarakat kan, harga cabai Rp100 ribu per kilogram. Saya kira semua sudah merasakan pedisnya,” kata Theofilus kepada Tribun Toraja usai menghadiri Natal Oikumene di Plaza Kolam Makale, Jumat (29/12/2023) siang.

Menurut Theofilus, harga 1 kilogram cabai Rp 100 ribu itu setara dengan 6 kilogram beras.

“Saya katakan, selalu manfaatkan lahan pekarangan,” tegasnya.

“Bayangkan cabai satu kilogram setara 6 kilogram beras. Dan jangan khawatir pasarannya ke depan, Morowali menunggu, Kalimantan menunggu, Makassar menunggu, Pasar Induk di Jakarta menunggu,” tambahnya.

Untuk mendukung warga menanam cabai, Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja membagikan bibit gratis.

Salah satu bibit tersebut yakni cabai Katokkon, cabai khas Toraja.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tribun Toraja pada pedagang eceran bahan pokok di Pasar Sentral Makale pada awal Desember 2023 lalu, hargai cabai yang sempat menyentuh angka Rp100 ribu adalah jenis rawit.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved