Sabtu, 30 Mei 2026

Perang Israel Palestina

Helikopter AS Serang Kapal Kelompok Houthi di Laut Merah

Serangan ini pun mengakibatkan beberapa kematian, memperburuk konflik maritim yang terkait dengan perang di Gaza.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Helikopter AS Serang Kapal Kelompok Houthi di Laut Merah
AP Photo
Kanon CIWS Phalanx kapal perang AS. Militer Amerika Serikat hari Minggu (31/12/2023) mengumumkan mereka menembaki kapal pemberontak Houthi setelah kelompok tersebut menyerang kapal kargo di Laut Merah. Serangan ini mengakibatkan beberapa kematian, memperburuk konflik maritim yang terkait dengan perang di Gaza. 

TRIBUNTORAJA.COM, BEIRUT - Militer Amerika Serikat hari Minggu (31/12/2023) mengumumkan telah menembaki kapal pemberontak Houthi setelah kelompok tersebut menyerang kapal kargo di Laut Merah.

Serangan ini pun mengakibatkan beberapa kematian, memperburuk konflik maritim yang terkait dengan perang di Gaza.

Dalam rangkaian pernyataan, U.S. Central Command mengungkapkan kru kapal perusak USS Gravely pertama kali menanggapi dengan menembak jatuh dua rudal balistik anti-kapal yang ditembakkan menuju kapal kargo Maersk Hangzhou bendera Singapura hari Sabtu malam.

 

 

Serangan ini terjadi setelah kapal melaporkan terkena rudal pada malam sebelumnya saat melintasi Selatan Laut Merah, seperti yang dilaporkan oleh Associated Press, Senin (1/1/2024).

Adapun pada Minggu pagi (31/12/2023) kemarin, empat perahu kecil menyerang kapal kargo yang sama dengan tembakan senjata ringan, dan pemberontak berusaha menaiki kapal, ungkap Angkatan Laut AS.

USS Gravely dan helikopter dari kapal induk USS Dwight D Eisenhower merespons panggilan darurat Maersk Hangzhou, memberikan peringatan lisan kepada para penyerang. Para penyerang menjawab dengan menembaki helikopter.

 

Baca juga: Presiden Jokowi: Selamat Tahun Baru 2024, Indonesia Siap Hadapi Tantangan

 

“Helikopter Angkatan Laut AS membalas tembakan dalam pembelaan diri, menyebabkan tenggelamnya tiga dari empat perahu dan menewaskan orang-orang di dalamnya."

Perahu keempat melarikan diri dari area tersebut. U.S. Central Command melaporkan tidak ada kerusakan pada personel atau peralatan AS, dan tidak ada korban dari kapal kargo.

Pihak Houthi mengakui 10 personil mereka tewas dalam konfrontasi tersebut dan mengancam akan ada konsekuensi lebih lanjut.

 

Baca juga: 6 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus di Tol Jakarta-Cikampek saat Malam Tahun Baru, Ini Kronologinya

 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved