Perang Israel Palestina
Dubes Palestina: Inggris Biang Keladi Kekejaman Israel
Zomlot mengungkapkan, kekejaman Israel terhadap warga Palestina tidak dimulai pada 7 Oktober 2023, namun sejak 106 tahun lalu.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/duta-besar-palestina-untuk-inggris-Husam-Zomlot-11122023.jpg)
“Anda harus mendengarnya. Menteri Israel menyebut kami ‘hewan seperti manusia’. Karena Anda tak bisa membunuh manusia, maka Anda harus menganggapnya tidak sebagai manusia,” ujarnya.
Zomlot sendiri mendapatkan atensi dunia atas ucapan dan penampilannya di sejumlah saluran TV Barat.
Ia mengkritik upaya Israel yang selalu menggambarkan diri mereka sebagai korban.
Baca juga: Keluarga Sandera Israel: Hamas yang Kembalikan Rakyat Kami, Bukan Pemerintah!
Israel mulai meluncurkan serangan udara dan darat tanpa henti ke Gaza, wilayah Palestina yang telah didudukinya sejak 1967 dan diblokade sejak 2007, pada 7 Oktober lalu dengan dalih menghancurkan kelompok perlawanan Hamas.
Kenyataannya, berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Israel telah membunuh 17.700 warga Palestina dan melukai lebih dari 48.780 orang.
Serangan itu merespons serangan Hamas ke Israel yang menurut Israel menewaskan 1.200 orang.
Baca juga: Sayap Militer Hamas Brigade Al Qassam Klaim 70 Persen Pasukan Israel Mundur dari Gaza Utara
Israel menggunakan serangan tersebut sebagai argumen untuk mendukung klaim mereka bahwa mereka adalah korban kekerasan Hamas.
Pada 7 Oktober lalu, Hamas juga dilaporkan membawa lebih dari 200 orang ke Gaza dengan tujuan untuk menukar mereka dengan ribuan warga Palestina yang ditahan Israel.
(*)