Perang Israel Palestina
Ratusan Warga Israel Demo di Rumah Perdana Menteri Netanyahu
Menurut hasil survei terbaru yang dikutip Euractiv, lebih dari tiga perempat masyarakat Israel menginginkan Netanyahu untuk mundur.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/benjamin-netan45.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, YERUSALEM - Rumah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu di Yerusalem didemo ratusan orang, Sabtu (4/11/2023).
Demonstran menuntut Netanyahu mundur dari jabatannya sekaligus pembebasan para sandera yang ditahan Hamas di Gaza.
Para demonstran membawa bendera Israel dan poster yang menunjukkan wajah Netanyahu dicap darah.
Demonstran menyerukan agar Benjamin Netanyahu dipenjara.
Para pendemo juga sempat bentrok dengan polisi yang menjaga kediaman Perdana Menteri Israel itu.
Baca juga: Serangan Israel ke Jalur Gaza Tewaskan 88 Staff PBB
Menurut hasil survei terbaru yang dikutip Euractiv, lebih dari tiga perempat masyarakat Israel menginginkan Netanyahu untuk mundur.
PM Israel ini disalahkan secara luas terkait serangan Hamas yang menewaskan lebih dari 1.400 orang dan menyebabkan sekitar 240 orang ditawan pada 7 Oktober 2023 lalu.
Banyak keluarga korban penyanderaan yang marah dengan langkah Israel dalam pembebasan sandera.
Baca juga: Israel Tuduh RS Indonesia Lindungi Terowongan Hamas, MER-C Membantah
Israel sendiri telah meluncurkan operasi pengeboman besar-besaran di Gaza dan menewaskan lebih dari 9.770 orang, termasuk 60 sandera.