Kesehatan
Bahaya Konsumsi Makanan Terlalu Pedas, Ini Dia Risiko dan Dampaknya Pada Kesehatan
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi bahaya makan makanan terlalu pedas dan mendiskusikan temuan dari beberapa sumber yang terpercaya yang...
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-makan-makanan-972023.jpg)
Senyawa capsaicin dapat merusak lapisan pelindung lambung dan usus, menyebabkan peradangan dan kerusakan.
Dr. David A. Johnson, seorang gastroenterologis, menjelaskan dalam bukunya "Gastrointestinal Physiology" bahwa konsumsi makanan pedas dapat memicu eksaserbasi kondisi seperti sindrom iritasi usus besar, penyakit radang usus, dan penyakit Crohn.
Baca juga: Bagaimana Cara Mengolah Daging Kambing agar Empuk dan Tak Bau Perengus? Ini Tips dari Chef
Dampak pada Kesehatan Jangka Panjang
1. Penyakit Lambung Kronis
Konsumsi makanan terlalu pedas secara teratur dapat menyebabkan iritasi kronis pada saluran pencernaan, yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya penyakit seperti tukak lambung atau gastritis kronis.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal "Gastroenterology Research and Practice", konsumsi cabai dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan mukosa lambung dan perkembangan tukak lambung.
Baca juga: Paparan Sinar Matahari Kategori Very High Bikin Kulit Mudah Terbakar, Ini Tips Amannya
2. Gangguan Saluran Kemih
Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi makanan pedas yang berlebihan dengan peningkatan risiko terjadinya gangguan saluran kemih, seperti batu ginjal atau infeksi saluran kemih.
Senyawa capsaicin dalam cabai dapat mengiritasi saluran kemih dan menyebabkan peradangan.
Dalam jurnal "Urology", peneliti menemukan bahwa konsumsi cabai yang tinggi terkait dengan peningkatan risiko pembentukan batu ginjal pada populasi tertentu.
Baca juga: 6 Manfaat Buah Pepaya yang Perlu Diketahui, Cocok Bagi Penderita Batuk