Bulan Bung Karno
Profil Soekarno dan Sejarah Juni Disebut Bulan Bung Karno
Hari lahir Pancasila jatuh pada tanggal 1 Juni, sementara hari lahir Bung Karno yakni pada 6 Juni 1901.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/24062023_Soekarno.jpg)
Ia meninggal pada 21 Juni 1970 di Jakarta, kemudian dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.
Ayah Bung Karno bernama Raden Soekeni Sosrodihardjo, sednagkan ibunya adalah Ida Ayu Nyoman Rai.
Masa kecil Soekarno dihabiskan di Mojokerto dan Surabaya.
Pada tahun 1920, ia kemudian pindah ke Bandung dan bersekolah di THS (Technische Hooge School) atau Sekolah Teknik Tinggi Bandung yang sekarang dikenal dengan ITB.
Pada tahun 1926, Bung Karno berhasil memperoleh gelar insinyur.
Setelah tamat sekolah, Soekarno lebih memilih jalur politik dari pada bekerja di lingkungan pemerintah.
Ia memilih melakukan pergerakan nasional untuk mencapai Indonesia merdeka dengan mendirikan Partai Nasional Indonesia.
Banyak risiko yang ia hadapi, seperti ditangkap dan dibuang oleh pemerintah Belanda.
Hingga akhirnya pada tahun 1945, Soekarno bersama Muhammad Hatta berhasil mewujudkan cita-cita rakyat Indonesia untuk merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejarah Juni Jadi Bulan Bung Karno dan Tujuannya