Paskah
Beragam Tradisi Peringatan Jumat Agung di Berbagai Negara
Berbagai perayaan dilakukan dilakukan oleh umat Kristen di seluruh dunia untuk memperingati Jumat Agung. Berikut ini adalah beberapa tradisi Jumat...
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-Yesus-Kristus-disalib-salib-paskah-penyaliban-742023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Jumat Agung adalah hari yang penting dalam agama Kristen yang diperingati pada hari Jumat sebelum Paskah.
Hari ini diperingati untuk mengenang kematian Yesus Kristus di kayu salib.
Berbagai perayaan dilakukan dilakukan oleh umat Kristen di seluruh dunia untuk memperingati Jumat Agung.
Berikut ini adalah beberapa tradisi Jumat Agung yang dijalankan oleh negara-negara di seluruh dunia.
Baca juga: Makna Peringatan Jumat Agung Bagi Umat Kristen
1. Filipina
Jumat Agung di Filipina dirayakan dengan cara yang sangat dramatis.
Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah napak tilas penyaliban atau "Crucifixion Reenactment" di kota San Fernando, Pampanga.
Dikutip dari majalah National Geographic, orang-orang yang berpartisipasi dalam tradisi ini memerankan Yesus Kristus dan menyalibkan diri mereka sendiri sebagai bentuk pengorbanan dan pengampunan dosa.
Meskipun tradisi ini kontroversial dan dikecam oleh Gereja Katolik, tetapi masih banyak orang yang mengikuti tradisi ini setiap tahunnya.
Baca juga: Kasih Tanpa Syarat, Menjadi Makna Pawai Obor Gereja Toraja Jemaat Rantepao
2. Meksiko
Jumat Agung di Meksiko dirayakan dengan cara yang berbeda-beda di setiap kota.
Melansir situs Culture Trip, di kota Iztapalapa, misalnya, diadakan prosesi besar-besaran yang melibatkan ribuan orang untuk mengenang kematian Yesus Kristus.
Prosesi ini dimulai pada Jumat pagi dan berlangsung hingga malam hari.
Selain itu, di beberapa kota di Meksiko, seperti Taxco, juga diadakan pertunjukan tari-tarian khusus sebagai bagian dari perayaan Jumat Agung.
Baca juga: Awal Masa Prapaskah 2023 Umat Katolik, Ini Dia Makna, Aturan Pantang dan Puasa Rabu Abu
3. Spanyol
Jumat Agung di Spanyol dirayakan dengan cara yang sangat dramatis dan meriah. Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah "Semana Santa" atau "Minggu Suci" di kota Sevilla.
Dilansir dari laman Culture Trip, sepanjang perayaan Semana Santa, orang-orang berpartisipasi dalam prosesi besar-besaran yang melibatkan patung-patung Yesus Kristus dan Santa Maria yang diarak di jalan-jalan kota.
Selain itu, di beberapa kota di Spanyol, juga diadakan pertunjukan tari-tarian khusus sebagai bagian dari perayaan Jumat Agung.
Baca juga: Setsubun, Tradisi Unik Masyarakat Sambut Musim Semi di Jepang
4. Italia
Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah "La Processione dei Misteri" atau "Prosesi Misteri" di kota Trapani, Sisilia.
Mengutip laman Italia Magazine, prosesi ini dimulai pada sore hari dan berlangsung hingga dini hari.
Selama prosesi, 20 patung kayu yang mewakili berbagai momen dari kehidupan Yesus Kristus diarak di sekitar kota oleh kelompok-kelompok orang yang memakai pakaian tradisional.
Prosesi ini sangat berbeda dari yang biasa dilakukan di kota-kota lain, karena patung-patung diarak dengan cara yang sangat dramatis dan terkadang sangat sulit, karena jalan-jalan di kota Trapani sangat sempit dan curam.
Orang-orang yang berpartisipasi dalam prosesi ini tidak hanya memakai pakaian tradisional, tetapi juga memakai topeng dan menangis untuk mengekspresikan kesedihan atas kematian Kristus.
Baca juga: Warna-warni Tradisi Jelang Ramadan di Indonesia: Dari Mandi Jeruk Hingga Makan Bersama
5. Indonesia
Tradisi peringatan Jumat Agung di Indonesia biasanya diadakan dengan cara yang berbeda-beda di setiap daerah.
Di Toraja Utara misalnya, Pemuda Gereja Toraja Jemaat Rantepao mengadakan pawai obor, Kamis (6/4/2023) malam.
Rute pawai mulai dari Gereja Toraja Rantepao, menuju Buntu Singki'.
Pendeta (Pdt) David Tiranda, mengatakan kepada Tribuntoraja.com, bahwa kegiatan ini sangat berarti bagi umat Nasrani.
"Walaupun tadi sore hingga malam ini, hujan mengguyur Kota Rantepao, tapi tidak menyurutkan para pemuda untuk memaknai kasih dari Tuhan," ucapnya.
Nampak puluhan muda-mudi larut dengan lagu - lagu kidung pujian disepanjang perjalanan dari depan Gereja Toraja Jemaat Rantepao hingga dipuncak Buntu Singki'.
Umat Kristen memaknai tujuan pawai obor ini untuk mengenang detik - detik ketika Yesus Kristus ditangkap oleh tentara Romawi saat itu.
Kegiatan ini sarat dengan pemaknaan kerelaan, dan juga salah satu puncak kasih yang dimaknai umat Kristen diseluruh dunia.
Itu dia beragam tradisi peringatan Jumat Agung jelang Hari Paskah di berbagai negara.
(*)