Sains
Kenapa Bisa Terjadi Fenomena Hujan Es? Ini Penjelasan LAPAN
Hujan deras disertai butiran es sebesar biji jagung sempat melanda daerah Sesean Suloara, Toraja Utara.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-fenomena-hujan-es-132023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Berapa hari terakhir, wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara dilanda hujan deras.
Di beberapa wilayah bahkan sempat terjadi hujan es.
Hujan deras disertai butiran es sebesar biji jagung sempat melanda daerah Sesean Suloara, Toraja Utara.
Meski bukan daerah sub-tropis, Indonesia juga bisa dilanda hujan es.
Penyebab Hujan Es
Dikutip dari laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dalam ilmu meteorologi, hujan es (hail) merupakan presipitasi atau produk kondensasi uap air di atmosfer dalam bentuk bola-bola es.
Proses hujan diawali dengan kondensasi uap air teramat dingin melewati atmosfer di lapisan atas level beku.
Es yang terbentuk umumnya memiliki ukuran besar.
Baca juga: Agar Busi Motor Tidak Kemasukan Air Saat Hujan, Begini Solusinya
Dari proses tersebut, hujan es bisa muncul dengan dua cara.
Pertama, saat kumpulan es yang besar di atmosfer turun ke area lebih rendah dan hangat, maka terjadi hujan.
Hanya saja, kadang tidak semua es akan mencair sempurna dan menjadikannya hujan es.