Injil Masuk Toraja
Jebolan Indonesian Idol Meriahkan 110 Tahun Injil Masuk Toraja
Para jebolan Indonesian Idol adalah Harry Mantong, Nowela, dan Anggi Marito. Mereka dari season yang berbeda.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/01032023_Indonesian_Idol.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Tiga jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol akan menghibur pada malam pujian merayakan 110 tahun Injil Masuk Toraja (IMT).
Para jebolan Indonesian Idol adalah Harry Mantong, Nowela, dan Anggi Marito.
Harry merupakan peserta Indonesian Idol musim ke-2 tahun 2005 asal Toraja. Di Indonesian Idol, ia seangkatan dengan Judika dan alm Mike Mohede.
Selanjutnya ada Nowela. Penyanyi dengan nama lengkap Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay ini merupakan pemenang Indonesian Idol musim 8 (2014) asal Wamena, Papua.
Baca juga: Bedah Rumah 110 Tahun IMT Didukung Jemaat di Jakarta Hingga Papua
Kemudian Anggi Marito, peserta Indonesian Idol musim 11 tahun 2021. Musim itu, penyanyi dengan nama lengkap Anggi Marito Tiodora Simanjuntak ini meraih tempat ketiga.
Ketiganya akan memperdengarkan suara indahnya memuji Tuhan di Tongkonan Sangulele, kantor BPS Gereja Toraja, Rantepao, Toraja Utara.
Baca juga: Rangkaian 110 Tahun IMT, BPS Getor Gelar Donor Darah di Hari Valentine Day
Baca juga: Cerita Terius Yigibalom, Keluarga Penginjil di Papua Pegunungan yang Bergabung dengan PKS
Mereka tampil pada Jumat (17/3/2026) nanti pukul 18.00-22.00 Wita.
Sejarah Injil Masuk Toraja
Berdasarkan sejarah, Injil pertama kali masuk ke wilayah Toraja sekitar Maret 1913.
Setelah melakukan beberapa kali penelitian, gereja-gereja di Toraja sepakat menetapkan tanggal 16 Maret 1913 sebagai hari pertama masuknya Injil ke Toraja.
Baca juga: Panitia 110 Tahun IMT Datangi Keluarga Muslim di Pelosok Toraja Utara, Kondisinya Mengenaskan
Baca juga: Pilot Susi Air Masih Disandera KKB, Ternyata Ini Permintaannya ke Pemerintah Indonesia
Pada tanggal 16 Maret 1913, 20 orang dibaptis pertama kali di Toraja dan menjadi pengikuti Kristen.
Antonie Aris van De Loosdrecht adalah relawan misionaris Kristen pertama di Tana Toraja yang bertugas sejak 1913.
Baca juga: Direnovasi Panitia 110 Tahun IMT, Rumah Warga Mamullu Toraja Siap Dihuni. Danramil Serahkan Kunci
Pengabdiannya di Sulawesi Selatan hanya berlangsung selama 4 tahun saja.
Tanggal 26 Juli 1917 atau tepat seabad silam, Van De Loosdrecht tewas ditombak oleh sekelompok orang yang tidak suka kepadanya.(*)