Sejumlah Objek Wisata di Toraja Utara 0 Pengunjung Sepanjang 2022, Kok Bisa?
Objek wisata tersebut seperti Sarambu Sikore, Gumuk Pasir, Pana', Marinbunna, Sarambu Marurun, dan Marante.
Penulis: Agatoni Buttang | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/13012023_Gumuk_Pasir_Toraja.jpg)
Salah satu warga sekitar objek wisata Sarambu Sikore, Daman, menyayangkan hal itu. Padahal, menurutnya objek wisata tersebut menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang menarik.
Namun, katanya, objek wisata tersebut kurang terekspos sehingga wisatawan tidak tahu informasi mengenai keberadaan objek wisata tersebut.
"Mungkin kurang dipromosikan, para wisatawan juga memilih datang ke objek wisata yang memang ramai dan terkenal. Kalau kurang dipromosikan wajar saja kalau sepi," ujarnya.
TribunToraja.com mencoba menanyakan kepada beberapa pengunjung di objek wisata Ke'te Kesu.
Beberapa wisatawan ditanya mengenai objek wisata tersebut.
Beberapa diantaranya mengaku tidak tahu bahkan tidak pernah mendengar objek wisata tersebut di atas.
"Nda tau, kami belum pernah dengar ada objek wisata itu," kata Ani, warga Masele, Rantepao.
"Tidak berminat ke sana karena kurang terkekspos, sepertinya kurang menarik," ucap wisatawan lainnya.
"Kurang tau sih, kurang terkenal dan sepertinya sepi. Takutnya ke sana tapi kecewa. Lebih suka ke tempat yang ramai," kata Alvon, warga asal Singki.
"Yang saya tahu itu objek wisata Buntu Burake, Ke'te Kesu, Lolai, Museum Ne' Gandeng, dan Londa. Selebihnya kurang tau," ungkap salah satu wisatawan asal Makassar, Fidel.
"Sarambu Sikore, Lo'ko Mata, sama To'kumila ji yang saya tau cuman nda tertarik kesana, kurang populer," ucap Jein, wisatawan asal Ba'tan.
Lantas, bagaimana upaya pemerintah dalam mengembangkan dan mempromosikan objek wisata tersebut?