Rantepao Diterjang Badai
Lapak UMKM di Alun-alun Rantepao Diterjang Badai, Pedagang Rugi Jutaan Rupiah
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah tenda jualan rusak dan aktivitas perdagangan terhenti.
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/hujan-badai-973.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Angin kencang disertai hujan deras menerjang lapak-lapak UMKM di Alun-alun Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (9/4/2026) siang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah tenda jualan rusak dan aktivitas perdagangan terhenti.
Sejumlah pedagang dilaporkan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat kerusakan peralatan dan bahan dagangan.
Pemilik Kedai Dua Putri, Fitri, mengaku dagangannya banyak rusak akibat kejadian tersebut.
“Kue-kue sudah berhamburan, tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujarnya.
Ia memperkirakan kerugian mencapai jutaan rupiah, meliputi mesin pres, blender, tenda, hingga bahan jualan yang sebagian besar baru dibeli.
Sementara itu, pemilik Kedai Seblak Prasmanan, yang juga bernama Fitri, mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian.
Ia baru datang melihat lapaknya setelah mendapat informasi dari warga.
“Kerugian sekitar jutaan rupiah. Semua barang rusak, mulai dari alat pembakaran, mesin pres, dua tenda, hingga blender,” katanya.
Ia menuturkan, biasanya mulai berjualan pada pukul 16.00 WITA hingga tengah malam.
Namun sebelum sempat membuka lapak, angin kencang datang secara tiba-tiba dan merusak tempat usahanya.
Para pedagang menyebut peristiwa terjadi sangat cepat tanpa tanda-tanda sebelumnya.
“Namanya musibah, tidak bisa diprediksi. Tiba-tiba angin datang dan langsung merusak lapak,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Saat peristiwa terjadi, lokasi relatif sepi karena sebagian pedagang belum mulai berjualan.