Rabu, 3 Juni 2026

36 Siswa SMAN 1 Toraja Utara Lolos SNBP 2026 di 8 Universitas, Ada di UI

jika dibandingkan dengan sekolah lain di Toraja Utara, capaian tersebut masih tergolong tinggi.

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto 36 Siswa SMAN 1 Toraja Utara Lolos SNBP 2026 di 8 Universitas, Ada di UI
Tribun Toraja/Zul Fadli
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Toraja Utara, Sabaruddin Tajuddin 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Sebanyak 36 siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Toraja Utara, Sulsel, lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Jumlah tersebut masih cukup membanggakan, meski mengalami sedikit penurunan.

Tahun sebelumnya, 42 siswa dan siswi SMAN 1 Toraja Utara lulus SNPB.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Toraja Utara, Sabaruddin Tajuddin, mengatakan penurunan disebabkan berkurangnya kuota SNBP secara nasional. 

Namun demikian, jika dibandingkan dengan sekolah lain di Toraja Utara, capaian tersebut masih tergolong tinggi.

"Kalau dibandingkan tahun lalu memang ada penurunan sedikit, tapi itu karena kuota SNBP juga berkurang. Namun di Toraja Utara, kita masih termasuk yang paling banyak meluluskan siswa," ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sejumlah indikator utama yang menjadi penilaian dalam SNBP.

Di antaranya nilai rapor siswa, prestasi akademik maupun non-akademik, serta indeks sekolah yang telah dikenal oleh perguruan tinggi.

"Faktor pendukungnya ada tiga, yaitu nilai rapor, prestasi siswa yang dibuktikan dengan sertifikat lomba, dan indeks sekolah. Kampus biasanya sudah mengetahui kualitas lulusan dari sekolah tertentu," ujarnya.

Peran guru juga dinilai sangat penting dalam mendukung keberhasilan siswa. 

Pihak sekolah secara aktif memberikan pembinaan, terutama bagi siswa kelas XII, agar mampu menjaga dan meningkatkan nilai akademik mereka.

"Guru-guru melakukan pembimbingan intensif, bahkan ada tambahan belajar di sore hari. Siswa juga diarahkan untuk mengikuti bimbingan belajar agar lebih siap," tambahnya.

Dalam proses pemilihan jurusan dan perguruan tinggi, sekolah turut memberikan pendampingan kepada siswa. 

Pemilihan tersebut disesuaikan dengan kemampuan akademik masing-masing agar peluang lolos semakin besar.

"Kami arahkan siswa memilih jurusan sesuai kemampuan. Jangan sampai memilih jurusan yang terlalu tinggi,  sementara nilai tidak mendukung," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved