Sabtu, 18 April 2026

Masjid Besar Rantepao Buka 24 Jam Selama Ramadan, Sediakan Fasilitas Bagi Pemudik

selain sebagai tempat beribadah, masjid juga menyediakan hidangan berbuka puasa bagi para musafir yang singgah saat waktu magrib.

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Masjid Besar Rantepao Buka 24 Jam Selama Ramadan, Sediakan Fasilitas Bagi Pemudik
Tribun Toraja/Zul Fadli
RAMAH PEMUDIK - Suasana Masjid Besar Rantepao, Toraja Utara, jelang salat Jumat, Jumat (13/3/26). Masjid beralamat di Jalan Konstan Nomor 2 ini, menyediakan layanan ramah pemudik selama Ramadan 1447 Hijriyah. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Masjid Besar Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, menghadirkan layanan “Masjid Ramah Pemudik” selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. 

Program ini disiapkan untuk membantu para pemudik maupun masyarakat yang sedang dalam perjalanan agar dapat beristirahat dengan nyaman.

Imam Kedua Masjid Besar Rantepao yang juga Ketua Panitia Amalia Ramadan, Muh. Fadli Hollong, mengatakan pihak pengurus telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi para pemudik yang singgah di masjid tersebut.

“Pada dasarnya kami sudah menyiapkan tempat bagi para pemudik yang ingin beristirahat,” ujarnya usai salat Jumat di Masjid Besar Rantepao, Jumat (13/3/2026). 

Ia menjelaskan, selain sebagai tempat beribadah, masjid juga menyediakan hidangan berbuka puasa bagi para musafir yang singgah saat waktu magrib.

Pengurus masjid bahkan menyiapkan tempat istirahat hingga tempat untuk tidur bagi pemudik yang membutuhkan.

“Ada tempat yang disiapkan, bahkan untuk tidur. Air minum juga tersedia, dan dapur masjid bisa digunakan oleh pemudik jika ingin bermalam,” jelasnya.

Selain itu, pemudik juga dapat memanfaatkan fasilitas lain seperti kamar mandi serta tempat untuk mengisi daya telepon genggam.

Menurut Fadli, konsep masjid ramah pemudik merupakan langkah positif karena memperluas fungsi masjid di tengah masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi tempat istirahat bagi siapa saja. Jika ada yang ingin bermalam, bisa singgah,” katanya.

Selama bulan Ramadan, Masjid Besar Rantepao juga dibuka selama 24 jam untuk melayani masyarakat.

Meski demikian, pengurus tidak menyiapkan pengamanan tambahan karena masjid hampir selalu diisi oleh warga yang beraktivitas, terutama pada malam hari.

“Walaupun tengah malam hingga menjelang subuh biasanya tetap ada orang di masjid, jadi insya Allah aman,” ujarnya.

Banyak warga juga memanfaatkan masjid untuk melakukan iktikaf secara pribadi, meskipun pengurus tidak membuat program khusus untuk kegiatan tersebut.

“Kami dari pengurus hanya menyiapkan tempat yang layak serta air minum bagi masyarakat yang ingin iktikaf di Masjid Besar Rantepao,” tambahnya.

Pengurus berharap semakin banyak pengelola masjid yang aktif memakmurkan rumah ibadah, karena fungsi masjid tidak hanya sebatas tempat salat.

Para pemudik yang memanfaatkan fasilitas tersebut juga diimbau untuk menggunakan dan menjaga fasilitas masjid dengan baik.

“Harapan kami, layanan ini dimanfaatkan dengan baik dan fasilitas yang ada tetap dijaga bersama,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved