Minggu, 12 April 2026

Setahun Memimpin Toraja Utara, Dedi Paparkan Capaian Kinerja dan Target Tahun Kedua

Di Kabupaten Toraja Utara, Bupati Frederik Viktor Palimbong bersama Wakil Bupati Andrew Branch Silambi memaparkan sejumlah

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Setahun Memimpin Toraja Utara, Dedi Paparkan Capaian Kinerja dan Target Tahun Kedua
Tribun Toraja/Zul Fadli
Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Besok, Jumat (20/2/2026), genap setahun ratusan gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia memimpin daerahnya.

Para kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 itu dilantik Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.

Di Kabupaten Toraja Utara, Bupati Frederik Viktor Palimbong bersama Wakil Bupati Andrew Branch Silambi memaparkan sejumlah capaian selama satu tahun masa kepemimpinan mereka.

“Besok tepat setahun kami melaksanakan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Tentu ada capaian yang sudah diraih dan dirasakan masyarakat,” ujar Frederik di ruang kerjanya, Kamis (19/2/2026).

Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah fokus pada perbaikan dan peningkatan kualitas jalan serta pembenahan drainase di sejumlah titik.

Menurut pria akrab disapa Dedi ini, beberapa wilayah yang sebelumnya kerap dilanda banjir saat hujan kini mulai teratasi berkat perbaikan saluran air.

“Bukan hanya preservasi jalan rusak, tetapi juga peningkatan jalan di sejumlah titik. Beberapa ruas prioritas terus kami dorong, termasuk yang mendapat dukungan dari pemerintah provinsi,” jelas Ketua Gerindra Toraja Utara ini.

Sejumlah proyek jalan strategis juga tengah dibangun melalui bantuan keuangan provinsi dan program pemerintah pusat.

Meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah di beberapa kecamatan yang akan menjadi prioritas lanjutan.

Efisiensi Anggaran dan Program Desa

Sepanjang tahun pertama, pemerintah daerah juga menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres).

Namun, Frederik menegaskan program prioritas tetap berjalan dan tepat sasaran.

Salah satu fokusnya adalah penguatan program desa, termasuk inisiatif “Desa Merah Putih” serta persiapan program “Sekolah Rakyat” yang ditargetkan segera terealisasi.

Terkait isu penonaktifan peserta BPJS yang terjadi secara nasional akibat validasi data, Bupati memastikan pelayanan kesehatan di Toraja Utara tetap berjalan normal.

“Memang ada ribuan peserta yang dinonaktifkan karena validasi data secara nasional. Tapi pelayanan tidak berhenti. Kami sudah berkoordinasi dengan tiga rumah sakit,” tegasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved