Target PAD 2026 Toraja Utara Naik 20 Persen
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pemerintah daerah untuk meninjau kembali capaian PAD
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/target-pad-2026.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Toraja Utara melakukan Rapat Evaluasi Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Sosialisasi Elektronik Transaksi Pemerintah Daerah (E-TPD), di lantai empat kantor Bupati Toraja Utara, Sulsel, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pemerintah daerah untuk meninjau kembali capaian PAD tahun sebelumnya.
Sekaligus memperkuat strategi optimalisasi pendapatan di tahun berjalan.
Dalam rapat tersebut, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Wakil Bupati Andrew Branch Silambi, Sekda Salvius Pasang dan Kepala Bapenda Alexander Limbong Tiku, mengevaluasi serta mengidentifikasi capaian PAD termasuk yang masih perlu dibenahi.
Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong mengatakan, evaluasi PAD difokuskan pada penilaian terhadap capaian tahun sebelumnya.
Termasuk mengidentifikasi target yang belum terpenuhi untuk diperkuat dan dibenahi pada tahun ini.
"Kita melihat apa yang sudah dilakukan tahun lalu, apa capaiannya, dan apa yang belum. Itu kita koreksi dan lakukan pembenahan untuk optimalkan PAD tahun ini," terangnya, Rabu (18/2/2026).
Bupati menargetkan, PAD akan naik 20 persen tahun ini dibandingkan tahun lalu.
"Tahun lalu target Rp 71 miliar dan tahun ini kita target Rp86 miliar," ujarnya.
Menurutnya, seluruh sektor bergerak dalam mendongkrak PAD, baik dari pajak maupun retribusi.
Bahkan optimalisasi retribusi sampah juga melalui sistem digitalisasi guna meminimalisir kebocoran.
Menurutnya, digitalisasi adalah langkah meminimalisir kebocoran PAD.
"Bukan lagi analog atau manual, tapi digital. Itu yang penting untuk menutup kebocoran," ujar Ketua Gerindra Toraja Utara ini.
Namun jika ada kendala, itu tentu lebih kepada kesadaran masyarakat.
Untuk itu, Bupati juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah memiliki rencana dan mengidentifikasi sumber PAD.
"Sehingga saya pikir tinggal melakukan pengawasan ketat terhadap pajak dan retribusi untuk capai target," tambahnya.(*)
| Pemangkasan APL Pejabat dan Anggota Dewan Berbeda, Pemkab Toraja Utara Pilih Kasih? |
|
|---|
| Pemkab Toraja Utara Siapkan Aturan WFH ASN, OPD Ini Tetap Ngantor |
|
|---|
| DPRD Tana Toraja Bahas Pemisahan OPD untuk Optimalkan PAD |
|
|---|
| Perbaiki Fasilitas, Masjid Besar Rantepao Terima Rp150 Juta dari Pemkab Toraja Utara |
|
|---|
| Tunggakan Pajak Mobil di Toraja Utara Capai Rp 7,8 Miliar, 1.683 Unit Belum Bayar |
|
|---|