Senin, 18 Mei 2026

Tentara Jaga Pasar Murah Elpiji 3 Kg di Toraja Utara

Pengawas Muda Penyaluran LPG 3 Kg, Harwan Bukkang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan operasi pasar ketiga dan akan

Tayang:
zoom-inlihat foto Tentara Jaga Pasar Murah Elpiji 3 Kg di Toraja Utara
Tribun Toraja/Anastasya Saidong Ridwan
PASAR MURAH - Puluhan warga mengantri membeli gas Elpiji 3 kg di Pasar Murah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Toraja Utara, Jumat (23/1/2026). Pasar murah ini jaga tentara. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Daerah Toraja Utara menggelar pasar murah LPG 3 kilogram untuk membantu masyarakat mendapatkan gas bersubsidi dengan harga terjangkau, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tongkonan Rante Limbong, Jalan Poros Rantepao-Sa’dan, Kelurahan Tagari, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Dalam pasar murah ini, masyarakat Toraja Utara diberi kesempatan membeli LPG 3 kg seharga Rp20.000 per tabung, dengan syarat membawa KTP serta menukar tabung kosong, maksimal dua tabung per orang. 

Penyaluran dilakukan melalui agen dan pangkalan resmi.

Pengawas Muda Penyaluran LPG 3 Kg, Harwan Bukkang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan operasi pasar ketiga dan akan kembali dilaksanakan dalam kurun waktu enam hari ke depan.

Ia mengatakan dalam penyaluran terdapat 560 tabung gas Elpiji 3 kilogram disalurkan melalui Agen PSO LPG 3 KG PT. Pertamina,  PT. Sinar Ratte, bersubsidi.

Ia juga menanggapi adanya keluhan masyarakat terkait pangkalan yang menjual LPG di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Pangkalan yang menjual di atas HET kami tegur, bahkan ada yang diberikan sanksi hingga skorsing dari agen,” tegas Harwan.

Harwan menjelaskan, HET LPG 3 kg yang berlaku saat ini untuk pangkalan adalah Rp20.500. 

Sementara itu, HET tahun 2026 telah ditetapkan berdasarkan zona, yakni Rp21.500 untuk Zona 2, Rp24.000 untuk Zona 3, dan Rp26.000 untuk Zona 4.

Ia berharap kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat dalam menekan tingginya harga LPG eceran di lapangan.

Salah satu warga, Pahadis (63), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah LPG tersebut. 

Ia mengatakan selama ini terpaksa membeli gas eceran dengan harga Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung.

“Biasanya saya beli eceran sampai Rp40 ribu. Ini saya datang bawa dua tabung, katanya cukup bawa KTP bisa beli Rp20 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, kelangkaan LPG sering membuat warga kesulitan untuk memasak, sehingga meski mahal, gas tetap harus dibeli.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved