Selasa, 2 Juni 2026

Petik Kopi, Hirup Kabut Pagi: Landorundun, Desa di Atas Awan di Toraja Utara

Wisatawan yang datang bukan hanya melihat, tetapi juga merasakan denyut kehidupan masyarakat Toraja yang autentik.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Petik Kopi, Hirup Kabut Pagi: Landorundun, Desa di Atas Awan di Toraja Utara
Tribun Toraja/disbudpar toraja utara
Salah satu sudut Desa Wisata Landorundun, Toraja Utara, yang menawarkan keindahan alam memikat. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Di utara Toraja, ketika kabut pagi masih enggan beranjak dari punggung perbukitan, Desa Wisata Landorundun perlahan menampakkan pesonanya.

Desa yang terletak di Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan ini, dikenal sebagai salah satu “negeri di atas awan”, tempat alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Toraja berpadu dalam harmoni yang tenang dan memikat.

Landorundun berada di kawasan dataran tinggi dengan lanskap perbukitan hijau yang berundak-undak.

Dari desa ini, mata dimanjakan hamparan sawah, kebun kopi, dan barisan pegunungan yang tampak berlapis-lapis.

Saat cuaca cerah, matahari terbit menyibak kabut tipis, menciptakan panorama dramatis yang kerap membuat pengunjung terdiam, seolah waktu berjalan lebih lambat.

Keindahan alam Landorundun tidak berdiri sendiri.

Desa ini juga menyimpan kekayaan budaya Toraja yang masih terjaga kuat.

Tongkonan-tongkonan tua berdiri kokoh sebagai pusat kehidupan sosial dan adat masyarakat.

Di sinilah nilai gotong royong, kearifan lokal, dan ikatan kekeluargaan diwariskan lintas generasi.

Wisatawan yang datang bukan hanya melihat, tetapi juga merasakan denyut kehidupan masyarakat Toraja yang autentik.

Salah satu daya tarik utama Landorundun adalah pengalaman hidup desa.

Pengunjung dapat menyaksikan langsung aktivitas warga, mulai dari bertani, memetik kopi, hingga mengolah hasil kebun secara tradisional.

Di musim tertentu, wisatawan juga bisa mengikuti ritual adat dan kegiatan budaya yang sarat makna filosofis, memperlihatkan hubungan manusia Toraja dengan alam dan leluhur.

Landorundun juga dikenal sebagai surga bagi pencinta fotografi dan wisata minat khusus.

Kabut yang turun perlahan di pagi dan sore hari menciptakan siluet rumah adat dan pepohonan yang dramatis.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved