Kamis, 9 April 2026

Percepat Digitalisasi Daerah, ASN Pemkab Toraja Utara Akan Terima Gaji Lewat Mobile Banking

Ia menyampaikan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara diwajibkan menggunakan

Tayang:
zoom-inlihat foto Percepat Digitalisasi Daerah, ASN Pemkab Toraja Utara Akan Terima Gaji Lewat Mobile Banking
Tribun Toraja/Lilianti Ariyani Saalino
DIGITALISASI DAERAH - Pemkab Toraja Utara menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Art Center, Alun-alun Rantepao, Toraja Utara, Rabu (10/12/2025). 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Art Center, Alun-alun Rantepao, Toraja Utara, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Toraja Utara, perwakilan kejaksaan negeri, para kepala camat, serta kepala lembang se-Kabupaten Toraja Utara.

Pertemuan membahas upaya percepatan digitalisasi daerah, khususnya dalam meningkatkan transaksi nontunai melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai sektor.

Dalam sambutannya, Bupati Toraja Utara Frederick Victor Palimbong yang akrab disapa Dedy mengatakan pentingnya peningkatan transaksi nontunai sebagai bagian dari strategi percepatan digitalisasi daerah.

Ia menyampaikan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara diwajibkan menggunakan layanan perbankan digital dalam penerimaan gaji dan tunjangan.

"Saya meminta kepada kita bahwa syarat bagi ASN (PNS dan PK3) untuk menerima gaji dan tunjangan ialah melalui mobile banking," ucapnya.

Menurut Dedy, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital, sekaligus memberikan contoh langsung kepada masyarakat dalam penggunaan transaksi nontunai.

Lebih lanjut Dedy mengatakan bahwa penggunaan QRIS bertujuan untuk kemajuan percepatan program digitalisasi daerah.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dan bersama-sama menyukseskan program pemerintah melalui pemanfaatan QRIS dalam berbagai aktivitas transaksi sehari-hari.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved