Siswa SMP di Grobogan Jateng Tewas Dibully, Kepala Disdik Minta Maaf
Kasus bullying di SMPN 1 Geyer, Grobogan, menewaskan siswa berusia 12 tahun. Dinas Pendidikan Grobogan meminta maaf, membentuk tim investigasi...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251013-_-Pemakaman-Angga-Korban-Perundungan-SMP-Negeri-1-Geyer.jpg)
Pendampingan Psikologis untuk Siswa
Sementara itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan juga turun tangan memberikan pendampingan psikologis bagi para siswa dan guru di SMPN 1 Geyer.
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, mengatakan pihaknya telah mengirimkan tim psikolog untuk melakukan trauma healing.
“Yang pasti kami melakukan pendampingan, termasuk kami mengirimkan tim psikologi dari Polres untuk kegiatan trauma healing di sana,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Grobogan menegaskan, tragedi ini harus menjadi pelajaran bersama bahwa bullying bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan bentuk kekerasan yang dapat merenggut nyawa dan masa depan anak-anak.
(*)
| BNPB: 914 Orang Tewas dan 389 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sumatera |
|
|---|
| Alvaro Kiano Diduga Dibunuh Ayah Tiri, Sang Ibu Putuskan Berhenti Bekerja di Luar Negeri |
|
|---|
| Empat Orang Tewas dalam Banjir dan Longsor di 6 Wilayah Sumatera Utara |
|
|---|
| Murid SD di Pekanbaru Tewas Diduga Akibat Bullying, Keluarga Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| Menkomdigi Ungkap 45 Persen Anak Indonesia Jadi Korban Bully Lewat Chatting |
|
|---|