Sabtu, 11 April 2026

Prabowo-Jokowi Empat Mata, Rocky Gerung: Bahas Gibran dan Bobby

Tak ketinggalan, menantu Jokowi, Bobby Nasution, yang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara dan sering jadi sorotan publik.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Prabowo-Jokowi Empat Mata, Rocky Gerung: Bahas Gibran dan Bobby
ist
PERTEMUAN - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Prabowo Subianto kala bertemu di Solo, Jawa Tengah, Senin (4/11/2024) silam. Terkini, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bertemu di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan dua jam itu membahas berbagai isu kebangsaan dan berlangsung dalam suasana akrab. 

TRIBUNTORAJA.COM - Pertemuan mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025), menimbulkan beragam tafsiran di ruang publik.

Meski disebut sebagai silaturahmi, akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung menilai pertemuan dua jam tersebut tak bisa dipandang sekadar pertemuan biasa.

Menurutnya, ada isu serius yang mungkin dibicarakan keduanya.

“Kalau dua tokoh bangsa bertemu, tentu tidak sekadar kangen-kangenan. Dalam kondisi politik hari ini, wajar publik curiga bahwa yang dibahas bukan hal remeh,” ujar Rocky dalam tayangan kanal YouTube pribadinya, Minggu (5/10/2025).

Rocky menduga kegelisahan Jokowi terkait keluarganya menjadi salah satu topik yang muncul.

Ia menyebut nama Wapres Gibran Rakabuming Raka belakangan diterpa isu negatif, mulai dari pemakzulan hingga dugaan ijazah palsu. 

Tak ketinggalan, menantu Jokowi, Bobby Nasution, yang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara dan sering jadi sorotan publik.

“Orang mulai membaca apakah kegelisahan Pak Jokowi tentang keadaan anak-anaknya, terutama Gibran dan Bobby, yang jadi tema utama dalam pertemuan itu,” kata Rocky.

Rocky menambahkan, tekanan terhadap Jokowi kini datang dari berbagai arah, mulai dari kelompok mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga sorotan internasional terkait praktik dinasti politik.

Kondisi itu, menurutnya, memperkuat dugaan adanya pembicaraan serius di balik pintu tertutup.

“Jadi orang akhirnya sampai pada dugaan masuk akal, bahwa pasti itu yang dibicarakan. Bagaimana nasib Gibran, bagaimana posisi Bobby, dan ujungnya apa untuk Jokowi,” ujarnya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut, pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu penuh keakraban dan membicarakan sejumlah persoalan kebangsaan.

“Yang pertama memang silaturahmi di antara dua pemimpin. Selain itu, juga banyak hal yang dibicarakan mengenai masalah kebangsaan dan masukan untuk ke depan,” kata Prasetyo usai upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Ia menegaskan, suasana pertemuan berlangsung santai sambil makan siang, dan menjadi bagian dari komunikasi rutin dua pemimpin yang saling menghormati.

Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, membenarkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung empat mata tanpa pendamping.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved