Bupati Tana Toraja Mengaku Tak Tahu Soal Proyek Geothermal di Bittuang
Mereka mempertanyakan pernyataan Bupati yang mengaku tidak mengetahui proses tender, tetapi dapat menyebutkan angka luasan lahan.
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/zdrake-44.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Rencana pembangunan proyek geothermal di Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, ditolak warga.
Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geothermal menggelar unjuk rasa penolakan di Gedung DPRD Tana Toraja, Jalan Nusantara, Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale, Kamis (19/2/2026).
Aksi yang dimulai sejak pukul 10.30 WITA itu menyuarakan penolakan terhadap rencana pengembangan industri geothermal di Kecamatan Bittuang.
Massa mendesak pemerintah menghentikan seluruh proses perencanaan proyek tersebut.
Warga mengaku menerima informasi bahwa proyek geothermal akan menggunakan sekitar 17 ribu hektare lahan di Kecamatan Bittuang.
Bahkan, sekitar 80 persen wilayah administrasi kecamatan tersebut disebut masuk dalam rencana pengembangan.
Kondisi itu dinilai berpotensi mengancam ruang hidup masyarakat, termasuk lahan pertanian, situs budaya, tanah adat, serta keseimbangan lingkungan.
Di hadapan massa dan anggota DPRD Tana Toraja, Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, menyatakan dirinya tidak mengetahui adanya proses tender proyek geothermal tersebut.
“Masalah tender dan sebagainya, terus terang saya tidak tahu,” ujar Zadrak.
Namun, dalam kesempatan yang sama, ia menyebut luas lahan yang beredar di tengah masyarakat tidak sebesar yang diberitakan.
“Ini luas tanah yang digembar-gemborkan selama ini tidak seluas itu. Saya sudah berkomunikasi dengan beberapa kementerian, itu cuma 5 hektare,” ujarnya sambil memegang mikrofon di hadapan massa.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi massa.
Mereka mempertanyakan pernyataan Bupati yang mengaku tidak mengetahui proses tender, tetapi dapat menyebutkan angka luasan lahan.
Situasi sempat memanas saat Zadrak berdiri dan perlahan mendekati barisan demonstran.
Dengan wajah tampak memerah, ia sempat berada di tengah kerumunan sebelum akhirnya berbalik arah.
| Sekda Tana Toraja: Pernyataan Camat Bittuang Soal Geothermal Bukan Sikap Pemkab |
|
|---|
| Camat Bittuang Imbau Warga Tak Khawatir Proyek Geothermal, Pernyataannya Viral di Media Sosial |
|
|---|
| Terkait Proyek Geothermal, Masyarakat Adat Balla Sebut Pemkab Tana Toraja Tak Paham Wilayah Sendiri |
|
|---|
| Pemkab Tana Toraja Janji Sampaikan Penolakan Proyek Geothermal ke Kementerian ESDM |
|
|---|
| DPRD Tana Toraja Dukung Warga Tolak Proyek Geothermal Balla |
|
|---|