Jumat, 10 April 2026

9 Kecamatan Ini Diusulkan Bergabung ke Kabupaten Toraja Barat

Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante, mengatakan sebagian warga di wilayah barat harus menempuh perjalanan panjang

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto 9 Kecamatan Ini Diusulkan Bergabung ke Kabupaten Toraja Barat
TribunToraja
GEREJA TUA - Gereja tua yang ada di Kecamatan Simbuang, Tana Toraja, berdiri kokoh meski telah berusia lebih dari 100 tahun. Simbuang salah satu kecamatan yang diusulkan bergabung dengan Kabupaten Toraja Barat. 

TRIBUNTORAJA.COM - Wacana pembentukan Kabupaten Toraja Barat sebagai daerah otonomi baru (DOB) di Provinsi Sulawesi Selatan kembali menguat.

Sebanyak sembilan kecamatan di wilayah barat Kabupaten Tana Toraja diusulkan untuk bergabung dalam rencana pemekaran tersebut.

Sembilan kecamatan yang diusulkan meliputi Bonggakaradeng, Simbuang, Mappak, Saluputti, Rembon, Bittuang, Manda, Malimbong Balepe, dan Kurra.

Pembentukan Kabupaten Toraja Barat bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperbaiki pelayanan publik di wilayah barat Tana Toraja yang dinilai masih tertinggal dibanding wilayah lainnya.

Wilayah barat Toraja disebut mengalami keterbatasan pembangunan di sejumlah sektor, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan pemerintahan.

Salah satu faktor utama adalah jauhnya jarak tempuh menuju Makale sebagai ibu kota Kabupaten Tana Toraja.

Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante, mengatakan sebagian warga di wilayah barat harus menempuh perjalanan panjang untuk mengakses pusat pemerintahan.

Bahkan, terdapat kecamatan yang harus melewati tiga kabupaten lain sebelum tiba di Makale.

“Ada kecamatan di bagian barat Toraja yang harus melewati Polewali Mandar, Pinrang, dan Enrekang untuk sampai ke Makale. Kondisi ini menyulitkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan,” ujar Kendek saat ditemui di Hotel Claro Makassar, Minggu (18/1/2026).

Menurutnya, kondisi geografis Tana Toraja yang didominasi pegunungan, ditambah keterbatasan infrastruktur jalan, membuat rentang kendali pemerintahan menjadi panjang dan berdampak pada lambatnya pemerataan pembangunan.

Kendek menyatakan mendukung pembentukan Kabupaten Toraja Barat sebagai upaya memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pelayanan publik.

Ia menilai pengalaman pemekaran Tana Toraja menjadi dua kabupaten, yakni Tana Toraja dan Toraja Utara, menunjukkan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan pemekaran bukan soal luas wilayah, tetapi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan. Pengalaman pemekaran Toraja Utara menjadi contoh,” ujarnya.

Saat ini, Kabupaten Tana Toraja memiliki luas wilayah sekitar 2.054,30 kilometer persegi dengan 19 kecamatan dan pusat pemerintahan di Makale.

Dua kecamatan terluas adalah Malimbong Balepe dan Bonggakaradeng.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved