Selasa, 19 Mei 2026

Sumpah Pemuda, Komunitas Pegiat Alam Kumpulkan 20 Karung Sampah di Tebing Romantis Kendenan

Selama kegiatan berlangsung, para relawan berhasil mengumpulkan sekitar 20 karung sampah, terdiri dari plastik, botol minuman

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Sumpah Pemuda, Komunitas Pegiat Alam Kumpulkan 20 Karung Sampah di Tebing Romantis Kendenan
Anastasya/ Tribun Toraja
TUMPUKAN SAMPAH - Seorang pemuda sedang beristrahat disamping tumpukan sampah usai melakukan aksi Vertical Cleaning Operation. Kegiatan ini dilaksanakan di Objek Wisata Tebing Romantis Kendenan, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Selasa (28/10/2025). Terdapat 20 Karung sampah yang dikumpulkan. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, komunitas Sarira_Exped bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tana Toraja dan FPTI Toraja Utara menggelar kegiatan bertajuk Vertical Cleaning Operation di Objek Wisata Tebing Romantis Kendenan, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Selasa (28/10/2025).

Aksi bersih-bersih tebing ini juga didukung oleh sejumlah komunitas dan pihak lokal, di antaranya Sumalong Outdoor, Teman Jalan Bareng Adventure, pemerintah setempat, serta masyarakat sekitar.

Salah satu anggota tim pembersihan, Auridsen Pongtandi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata semangat pemuda dalam menjaga lingkungan, sejalan dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda.

“Melalui aksi ini, kami ingin mengajak masyarakat dan wisatawan untuk tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga ikut menjaganya,” ujar Auridsen.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda dan wisatawan agar lebih peduli terhadap kebersihan serta kelestarian alam, khususnya di kawasan wisata alam terbuka.

Selama kegiatan berlangsung, para relawan berhasil mengumpulkan sekitar 20 karung sampah, terdiri dari plastik, botol minuman, kaleng gas, tisu, hingga botol alkohol.

Sebagian besar sampah ditemukan di area bawah tebing yang sulit dijangkau.

Untuk itu, proses pembersihan dilakukan menggunakan teknik panjat tali (vertical cleaning) oleh anggota berpengalaman.

Kalalembang menambahkan, banyaknya sampah yang ditemukan menjadi bukti bahwa kesadaran wisatawan dalam menjaga kebersihan masih rendah.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menggugah semua pihak untuk tidak meninggalkan sampah di area wisata.

“Pesan kami, di mana pun Anda berwisata, jagalah alam sebagaimana Anda menjaga barang pribadi yang Anda cintai. Keindahan alam bukan hanya untuk dinikmati hari ini, tetapi juga untuk diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkas panitia kegiatan.

Aksi bersih Tebing Romantis Kendenan ini menjadi simbol kolaborasi, kepedulian, dan tanggung jawab bersama, bahwa pemuda Indonesia mampu berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved