Selasa, 19 Mei 2026

Baznas Tana Toraja Sosialisasi Pengelolaan Zakat bagi ASN

Ketua Baznas Tana Toraja sekaligus Ketua Panitia, Aminuddin, dalam laporannya menjelaskan bahwa sumber dana Baznas berasal

Tayang:
zoom-inlihat foto Baznas Tana Toraja Sosialisasi Pengelolaan Zakat bagi ASN
Anastasya/ Tribun Toraja
PENGELOLAAN ZAKAT - Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg foto bersama pengurus Baznas usai melakukan pembukaan Sosialisasi pengolahan Zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tana Toraja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, Senin (20/10/2025), di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tana Toraja menggelar Sosialisasi Pengelolaan Zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale.

Acara dihadiri oleh Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg, Sekretaris Daerah Rudhy Andi Lolo, Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Selatan Khidri Alwi, Wakil Ketua IV Baznas Sulsel Abd Asis Bennu, serta Pimpinan Pondok Pesantren Mangkoso Barru, Faried Wajdy.

Hadir pula Kepala Bidang Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Tana Toraja Hadrayani, Ketua Baznas Tana Toraja Aminuddin, Ketua Baznas Barru Laminu dan jajaran kepala OPD lingkup Pemkab Tana Toraja.

Ketua Baznas Tana Toraja sekaligus Ketua Panitia, Aminuddin, dalam laporannya menjelaskan bahwa sumber dana Baznas berasal dari siapa pun selama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Aminuddin juga memaparkan sejumlah bantuan dari Baznas Pusat dan Kementerian Agama RI.

Antara lain, beras sebanyak 200 karung kemasan 5 kilogram dari Jakarta.

Daging kurban dan dam jamaah haji Indonesia (daging hewan yang disembelih sebagai denda (dam) karena melanggar aturan haji, seperti pada haji tamattu, atau sebagai hewan kurban nafar awal) yang dikemas di Jakarta dan dikirim ke Tana Toraja sebanyak 1.125 bungkus.

Dua unit tenda bencana dari Baznas Pusat.

Serta bantuan dari Pondok Pesantren Mangkoso, Barru, berupa pengurangan biaya bagi santri asal Tana Toraja.

Selain melaporkan bantuan yang diterima, Aminuddin juga menyampaikan beberapa permohonan dukungan kepada pemerintah daerah, antara lain penyediaan kantor permanen, kendaraan dinas, dana operasional, dan tenaga operasional.

Ia berharap Pemkab dapat menempatkan dua pegawai PPPK atau PNS di Baznas untuk memperkuat pelaksanaan tugas.

Sekretaris Daerah Tana Toraja Rudhy Andi Lolo dalam sambutannya mengapresiasi langkah Baznas Tana Toraja yang aktif mensosialisasikan pengelolaan zakat kepada ASN.

“Melalui sosialisasi ini, semoga ASN semakin paham pentingnya menunaikan zakat melalui Baznas agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Karena Baznas mengetahui kondisi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ini adalah langkah bersama untuk menekan angka kemiskinan di Tana Toraja,” ujar Rudhy.

Sosialisasi ini turut membahas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, dengan tema “Penguatan Kelembagaan Zakat untuk Penegakan Hukum Zakat di Indonesia,” yang dibawakan oleh Wakıl ketua IV Baznaz  Prov Sulsel Azıs Bennu.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved