Pertanyakan Pramuka Dicabut dari Ekskul Wajib, DPR RI Panggil Nadiem Makarim
Dede Yusuf menambahkan bahwa dalam peraturan terbaru, ekstrakurikuler dimaksudkan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Menteri-Nadiem-Tuai-Pro-Kontra-Hapus-Pramuka-Dari-Eskul-Wajib-di-Sekolah.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, mengungkapkan kekhawatiran terkait dengan keputusan untuk menghapus status wajib Pramuka sebagai ekstrakurikuler di sekolah.
Menurutnya, Pendidikan Kepramukaan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa. Program ini memainkan peran kunci dalam pendidikan karakter yang mencakup aspek mental, fisik, dan sosial.
Selain itu, kegiatan Pramuka memberikan peluang bagi siswa untuk mempelajari nilai-nilai moral, disiplin, kerjasama, tanggung jawab, dan kepemimpinan.
"Terutama dalam menghadapi masalah kekerasan remaja seperti perundungan dan tawuran yang semakin meningkat, kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka harus terus ditekankan," ujar Dede Yusuf, Senin (1/4/2024) malam dilansir dari Kompas TV.
Meskipun demikian, Dede Yusuf mengakui bahwa implementasi Pramuka di lapangan seringkali tidak optimal.
Banyak sekolah hanya menjadikan Pramuka sebagai formalitas tanpa melaksanakan kegiatan yang sebenarnya.
Baca juga: Kwarnas Minta Menteri Pendidikan Tinjau Ulang Penghapusan Pramuka di SD dan SMP
Salah satu hambatan utama adalah kurangnya dana yang dialokasikan untuk kegiatan Pramuka.
"Dana untuk kegiatan Pramuka seringkali tidak mencukupi, sehingga beberapa orang tua siswa tidak mampu membayar atau siswa kehilangan minat karena kurangnya fasilitas. Ini menjadi kendala yang perlu kita diskusikan bersama," jelasnya.
Dede Yusuf menambahkan bahwa dalam peraturan terbaru, ekstrakurikuler dimaksudkan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, dan kemandirian siswa secara optimal.
Baca juga: Pramuka SDN 9 Bonggakaradeng Bersihkan Sampah Sisa Pengunjung di Ollon
| Warga Toraja di Jakarta Bawakan Lagu Marendeng Marampa dalam Konser Pra Kompetisi Sing From Kobe |
|
|---|
| Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila |
|
|---|
| Jersey Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Usung Motif Toraja dan Spirit Kebangsaan |
|
|---|
| Mentan Pastikan Stok Beras di Daerah Bencana Sumatra Aman dan Tersalurkan Tepat Waktu |
|
|---|
| Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Dugaan Korupsi Iklan BJB |
|
|---|