Jumat, 10 April 2026

Tekno

Karyawan Microsoft Protes Aturan Wajib Ngantor Tiga Kali Seminggu

Kebijakan Microsoft yang mewajibkan karyawan masuk kantor tiga kali sepekan menuai protes. Satya Nadella menyebut aturan ini tetap dijalankan...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Karyawan Microsoft Protes Aturan Wajib Ngantor Tiga Kali Seminggu
IST
PROTES - Markas raksasa teknologi dunia, Microsoft. Kebijakan Microsoft yang mewajibkan karyawan masuk kantor tiga kali sepekan menuai protes. Satya Nadella menyebut aturan ini tetap dijalankan meski ada kritik. 

TRIBUNTORAJA.COM – CEO Microsoft Satya Nadella mendapat protes dari karyawan setelah perusahaan resmi mewajibkan sistem kerja hybrid dengan ketentuan masuk kantor minimal tiga hari dalam sepekan.

Aturan tersebut diumumkan melalui memo perusahaan pada 9 September 2025.

Dalam memo itu, Amy Coleman selaku Executive Vice President dan Chief People Officer Microsoft menegaskan bahwa kerja tatap muka lebih sering terbukti meningkatkan produktivitas.

 

 

“Kami telah mengamati cara kerja terbaik tim kami dan datanya jelas. Ketika orang-orang lebih sering bekerja sama secara langsung, mereka lebih produktif,” kata Coleman, dikutip dari KompasTekno.

“Dengan pertimbangan itu, kami memperbarui ekspektasi kerja fleksibel kami menjadi tiga hari seminggu di kantor,” lanjutnya.

Meski ditetapkan minimal tiga hari, beberapa divisi tetap bisa diminta hadir lebih sering.

 

Baca juga: Presiden Prabowo Ajak Founder Microsoft, Bill Gates Investasi di Danantara

 

Kebijakan ini akan diberlakukan bertahap mulai akhir Februari 2026 bagi karyawan di wilayah Puget Sound, sebelum meluas ke kantor Microsoft di seluruh AS hingga internasional.

Karyawan yang tinggal dalam radius 80 kilometer dari kampus utama Microsoft di Redmond diwajibkan bekerja di kantor tiga hari per pekan.

Namun, sejumlah posisi seperti account management, consulting, hingga pemasaran lapangan mendapat kelonggaran karena tuntutan mobilitas.

 

Baca juga: Microsoft Resmi Pensiunkan Skype Setelah 22 Tahun, Pengguna Diminta Beralih ke Teams

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved