Minggu, 26 April 2026

Mendagri Tito Ingatkan Bupati Pati Terkait Polemik Kenaikan PBB, Minta Komunikasi Lebih Santun

Mendagri Tito Karnavian menegur Bupati Pati Sudewo terkait polemik kenaikan PBB hingga 250 persen. Tito minta komunikasi dengan warga...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Mendagri Tito Ingatkan Bupati Pati Terkait Polemik Kenaikan PBB, Minta Komunikasi Lebih Santun
tribunnews/DanangTriatmojo
KENAIKAN PBB PATI - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ditemui di Lapangan Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kamis (14/8/2025). Tito menegaskan telah menegur Bupati Pati Sudewo dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terkait kenaikan tarif PBB-P2 hingga 250 persen yang memicu demonstrasi besar dan kericuhan warga. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menanggapi polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang sempat memicu aksi protes warga.

Tito mengimbau Bupati Pati, Sudewo, untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat secara santun dan terbuka.

“Silakan saja kalau bupatinya melakukan komunikasi dengan masyarakat, dengan cara-cara yang lebih santun,” kata Tito dalam keterangannya, Senin (18/8/2025).

 

 

Gelombang protes muncul setelah Bupati Sudewo menaikkan tarif PBB-P2 hingga 250 persen.

Kebijakan tersebut memicu aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025, di mana warga menuntut Sudewo mundur dari jabatannya.

Meski kebijakan itu kemudian dibatalkan dan Sudewo menyampaikan permintaan maaf, wacana demonstrasi lanjutan tetap bergulir dan direncanakan berlangsung pada 25 Agustus mendatang.

 

Baca juga: Tetap Demo Meski Pajak Batal Naik, Warga Pati Tuntut Bupati Mundur

 

Tito menegaskan, aksi menyampaikan pendapat di muka umum sah-sah saja dilakukan, asalkan tidak disertai tindakan anarkis.

“Pendapat saya, Pansus kan ada mekanismenya, jadi jaga jangan sampai terjadi aksi anarkis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tito menekankan bahwa kenaikan PBB merupakan kewenangan pemerintah daerah.

 

Baca juga: Viral Buruh Jahit Harian di Pekalongan Ditagih Pajak Rp 2,8 Miliar, Fakta Dibaliknya Mencegangkan

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved