Prabowo Bebaskan Tom Lembong, Anies Harap Tidak Dulu Diundang ke Forum Publik
Dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri Perdagangan, ia dinilai merugikan negara sebesar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/toml344.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Anies Baswedan menyampaikan rasa syukurnya atas kebebasan Tom Lembong yang diperoleh lewat abolisi dari Presiden Prabowo Subianto.
Anies meminta agar Tom tidak terburu-buru kembali muncul dalam forum-forum publik.
“Saya bersyukur sekali, alhamdulillah. Ini kabar yang menggembirakan sebagai sahabat. Tapi saya juga mengajak kita semua memberi ruang dan waktu bagi Tom. Biarkan ia menikmati hari-hari pertama kembali bersama keluarga,” ujar Anies pada Jumat malam (1/8/2025), saat menjemput Tom di Rutan Cipinang.
Tom Lembong sebelumnya divonis 4 tahun 6 bulan penjara dalam perkara impor gula Kementerian Perdagangan 2015–2016.
Dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri Perdagangan, ia dinilai merugikan negara sebesar Rp194 miliar.
Tom Lembong terbukti memperkaya pihak swasta secara melawan hukum dalam perkara impor gula, serta dikenai denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.
Atas vonis itu, Tom mengajukan banding sebelum akhirnya mendapat abolisi presiden.
Meskipun kebebasan Tom disambut hangat, Anies berharap masyarakat tidak langsung melibatkan Tom dalam acara diskusi atau kegiatan publik lainnya.
"Jangan dulu diminta hadir di acara. Jangan dulu diminta bicara di forum-forum. Ini waktunya Tom kembali memeluk, bercengkerama, tertawa bersama keluarga yang selama sembilan bulan dipisahkan secara paksa,” kata Anies.
Menurut Anies, akan ada waktu yang tepat ke depan untuk berdiskusi mengenai persoalan hukum, keadilan, hingga makna abolisi ini bagi perjalanan bangsa. Namun bukan saat ini.
“Malam ini bukan soal diskusi. Malam ini kita rayakan dulu kebebasan Tom, kita syukuri dulu Tom kembali ke rumah. Waktu untuk refleksi dan pembicaraan publik akan datang, tapi malam ini milik Tom dan keluarganya,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Tom Lembong sendiri dalam pernyataan singkatnya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya.
Ia menyebut kebebasan yang diperolehnya adalah awal dari tanggung jawab baru, bukan akhir dari perjuangan.
“Saya ingin berkontribusi agar sistem hukum kita bisa lebih adil, lebih jernih, dan memihak pada kebenaran, bukan pada kepentingan sempit. Saya kembali dengan semangat penuh, dengan rasa cinta yang tetap utuh untuk negeri ini,” ucap Tom.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim hukumnya, para sahabat, serta publik luas yang memberikan dukungan moral selama proses hukum berjalan.
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran Indonesia Cerdas |
|
|---|
| Soeharto, Marsinah, dan Gus Dur Resmi Jadi Pahlawan Nasional |
|
|---|