Kamis, 28 Mei 2026

Harga Beras di Pasar Rakyat Bolu Toraja Utara Tergantung Penjual

Faktor utama penyebab perbedaan harga ini adalah waktu dan tempat pembelian stok dari petani atau distributor.

Tayang:
zoom-inlihat foto Harga Beras di Pasar Rakyat Bolu Toraja Utara Tergantung Penjual
Tribun Toraja/Lilianti Ariyani
PASAR MURAH - Pasar murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Toraja Utara, Selasa (22/7/25).. Warga menyerbu beras dengan harga yang lebih murah, 5 kg dijual Rp 60.000. 

 TRIBUNTORAJA.COM – Harga beras di Pasar Rakyat Bolu, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, sangat bergantung pada masing-masing pedagang.

Pantauan Tribun Toraja, beras jenis putih Rangkamanni Kombong dijual Rp 20 ribu per liter, beras pulut putih Rp 16 ribu, beras pulut hitam (ketan hitam) Rp 20 ribu, beras merah Rp 15 ribu, dan beras hitam biasa juga dijual Rp 20 ribu per kilogram. 

Namun, harga tersebut tidak seragam di semua lapak.

Faktor utama penyebab perbedaan harga ini adalah waktu dan tempat pembelian stok dari petani atau distributor.

Pedagang cenderung menjual sesuai harga beli awal, meskipun harga pasar saat ini sudah turun.

"Ndak sama semua, tergantung dari mana dan kapan kita ambil stok. Saya ambilnya dulu waktu harga masih tinggi, jadi ya harganya tetap tinggi," kata Mama Maya, salah satu pedagang di pasar tersebut.

Di kios milik Mama Maya, harga beras pandan wangi dipatok Rp 17 ribu per liter, beras hitam Rp 25 ribu, beras merah Rp 17 ribu, beras ketan putih Rp 20 ribu, dan beras Rangkamanni dijual Rp 25 ribu per kilogram.

Sedangkan beras biasa dibanderol Rp 17 ribu.

Pedagang lainnya, Mama Refli, juga mengakui bahwa harga beras bisa berbeda karena mereka mengambil dari sumber yang tidak sama.

“Kan beda-beda tempat ambil beras, jadi harganya berbeda juga,” ucapnya.

 Gerakan Pangan Murah

Dua hari lalu, demi stabilisasi dan menekan inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah Mandiri atau Pasar Murah.

Pasar murah ini digelar dalam dirangkaikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Toraja Utara.

Kepala Bidang Pangan dan Perikanan, Yopita Sampe Allo, mengatakan Pasar Murah ini digelar di beberapa tempat selama 3 hari, 19-21 Juli 2025.

Sejumlah kebutuhan poko dijual di Pasar Murah ini, seperti beras, telur, sayur, tomat, dan bahan pokok lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved