Sabtu, 2 Mei 2026

Tekno

Starlink Tak Lagi Terima Pengguna Baru di Indonesia, Ini Alasannya

Starlink tak lagi menerima pengguna baru di Indonesia karena kapasitas layanan yang sudah penuh. Aktivasi perangkat baru juga dihentikan sementara.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Starlink Tak Lagi Terima Pengguna Baru di Indonesia, Ini Alasannya
Starlink
TUTUP PENDAFTARAN - Ilustrasi Starlink, perusahaan internet milik raksasa teknologi Elon Musk. Starlink tak lagi menerima pengguna baru di Indonesia karena kapasitas layanan yang sudah penuh. Aktivasi perangkat baru juga dihentikan sementara. Simak penjelasan lengkapnya. 

TRIBUNTORAJA.COM – Layanan internet satelit milik SpaceX, Starlink, secara resmi tidak lagi menerima pendaftaran pengguna baru di Indonesia.

Informasi ini diumumkan melalui blog resmi Starlink dalam unggahan berjudul “Catatan Penting untuk Pelanggan Baru di Indonesia.”

Dalam pernyataan tersebut, Starlink menyebut bahwa kapasitas layanan mereka di Indonesia sudah penuh.

 

 

Hal ini menyebabkan layanan dihentikan sementara untuk pelanggan baru maupun aktivasi perangkat yang dibeli lewat retail dan pihak ketiga.

“Layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas yang terjual habis di seluruh Indonesia,” tulis Starlink dalam pengumuman resminya, dikutip Tribun Toraja, Minggu (13/7/2025).

 

Baca juga: Starlink Mulai Beroperasi di Indonesia, Bagaimana Nasib SATRIA dan Palapa Ring BAKTI?

 

Kapasitas Sudah Penuh, Aktivasi Kit Baru Dihentikan

Selain menghentikan pendaftaran baru, Starlink juga menyetop aktivasi perangkat baru untuk sementara.

Pengguna yang telah membeli perangkat dari retail atau penjual pihak ketiga tidak dapat mengaktifkan perangkatnya untuk saat ini.

“Kami tidak dapat memberikan perkiraan waktu ketersediaan, tetapi tim kami bekerja sama dengan pihak lokal untuk membawa Starlink ke Indonesia secepat mungkin,” tulis Starlink lebih lanjut.

 

Baca juga: 5 Harga Paket Starlink dan Cara Berlangganan, Mulai Rp 750 Ribu Per Bulan

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved