BMKG: Fenomena Suhu Dingin saat Malam Hari Diperkirakan Berlangsung hingga September
BMKG memprediksi suhu dingin malam hingga pagi hari atau fenomena bediding akan bertahan hingga September 2025. Ini penyebab dan wilayah terdampak...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/pango-pango-kabut-suhu-dingin-tana-toraja-makale-1272024.jpg)
Baca juga: Fenomena Suhu Dingin Ekstrem dan Embun Es di Gunung Merbabu, Ini Penjelasan BMKG
Sampai Kapan Suhu Dingin Berlangsung?
BMKG memperkirakan fenomena suhu dingin ini akan bertahan hingga puncak musim kemarau berakhir, yakni sekitar Agustus hingga awal September 2025.
Setelah itu, suhu udara diprediksi mulai menghangat seiring datangnya masa peralihan menuju musim hujan.
Meski demikian, musim kemarau tahun ini terbilang tidak biasa.
Banyak wilayah Indonesia mengalami kemarau basah, yaitu kondisi kemarau yang tetap disertai curah hujan di atas normal.
Fenomena kemarau basah dipicu oleh suhu muka laut yang tetap hangat serta tingginya aktivitas gelombang atmosfer.
BMKG memprediksi kemarau basah ini akan berlangsung hingga Oktober 2025 dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, terutama di wilayah yang masih sering diguyur hujan.
(*)
bediding
suhu dingin
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
BMKG
Kemarau Basah
Musim Kemarau
kemarau
| Prakiraan Cuaca BMKG: Sore Hingga Malam Ini Tana Toraja Hujan |
|
|---|
| Siang Panas Menyengat, Malam Ini Tana Toraja Berpotensi Diguyur Hujan |
|
|---|
| Cuaca Tana Toraja Tak Menentu, Waspada Hujan Siang dan Sore |
|
|---|
| Hujan Petir Landa Rantepao Sore Ini, Diperkirakan Hingga Malam |
|
|---|
| Rantepao Diguyur Hujan Sore, Waspada Petir Malam Hari |
|
|---|