Selasa, 5 Mei 2026

BMKG: Fenomena Suhu Dingin saat Malam Hari Diperkirakan Berlangsung hingga September

BMKG memprediksi suhu dingin malam hingga pagi hari atau fenomena bediding akan bertahan hingga September 2025. Ini penyebab dan wilayah terdampak...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto BMKG: Fenomena Suhu Dingin saat Malam Hari Diperkirakan Berlangsung hingga September
Tribun Toraja
SUHU DINGIN - Foto arsip: Seorang pengunjung di Objek Wisata Pango-pango, Makale Selatan, Tana Toraja, berbalut sarung untuk melindungi diri dari suhu udara dingin. Terkini, BMKG memprediksi suhu dingin malam hingga pagi hari atau fenomena bediding akan bertahan hingga September 2025. Ini penyebab dan wilayah terdampak suhu dingin di Indonesia. 

 

Baca juga: Fenomena Suhu Dingin Ekstrem dan Embun Es di Gunung Merbabu, Ini Penjelasan BMKG

 

Sampai Kapan Suhu Dingin Berlangsung?

BMKG memperkirakan fenomena suhu dingin ini akan bertahan hingga puncak musim kemarau berakhir, yakni sekitar Agustus hingga awal September 2025.

Setelah itu, suhu udara diprediksi mulai menghangat seiring datangnya masa peralihan menuju musim hujan.

Meski demikian, musim kemarau tahun ini terbilang tidak biasa.

Banyak wilayah Indonesia mengalami kemarau basah, yaitu kondisi kemarau yang tetap disertai curah hujan di atas normal.

Fenomena kemarau basah dipicu oleh suhu muka laut yang tetap hangat serta tingginya aktivitas gelombang atmosfer.

BMKG memprediksi kemarau basah ini akan berlangsung hingga Oktober 2025 dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, terutama di wilayah yang masih sering diguyur hujan.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved