Penerbangan Perdana Toraja Manado
Fakta Unik Bandara Buntu Kuni: Landasan Pacu Hasil Potong Tiga Bukit dan Terminal Nuansa Tongkonan
Bandara Buntu Kuni di Tana Toraja punya banyak keunikan: landasan pacu hasil memotong tiga bukit, desain terminal bergaya Tongkonan, hingga evaluasi..
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/bandara-toraja-bandara-buntu-kuni-tana-toraja-772025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE – Bandara Buntu Kuni di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tak hanya menjadi pintu gerbang pariwisata Toraja, tetapi juga menyimpan banyak fakta unik yang jarang diketahui publik.
Bandara yang juga dikenal dengan nama Bandara Toraja ini berdiri di kawasan pegunungan di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.
Salah satu fakta paling mencolok adalah proses pembangunan landasan pacunya yang tergolong ekstrem.
Untuk membangun runway sepanjang 2.000 meter, proyek ini harus memotong tiga bukit sekaligus.
Tak tanggung-tanggung, sekitar enam juta meter kubik tanah dikeruk dan dipindahkan demi meratakan jalur landasan.
Hasilnya, bandara ini memiliki runway yang berada di dataran tinggi dengan pemandangan alam yang memukau.
Baca juga: Penerbangan Perdana Manado–Toraja Disebut Sulit, Yulius Selvanus Ungkap Tantangannya
Meski dibangun sepanjang 2.000 meter, saat ini panjang efektif runway yang digunakan hanya 1.700 meter.
Fakta unik lainnya terlihat pada desain terminal yang sarat nuansa lokal.
Terminal Bandara Buntu Kuni dirancang dengan bentuk menyerupai Tongkonan, rumah adat masyarakat Toraja.
Tongkonan sendiri menjadi simbol budaya Toraja, dengan atap melengkung mirip perahu terbalik dan ukiran-ukiran khas.
Selain desainnya yang unik, terminal bandara ini mampu menampung sekitar 150 penumpang sekaligus.
Bandara Buntu Kuni
Bandara Buntu Kunik
Bandara Toraja
Fakta Unik Bandara
tongkonan
Tana Toraja
TribunBreakingNews
| Resmi Dibuka Rute Manado-Toraja, Firmina Tallulembang: Tingkatkan Pariwisata dan Ekonomi Toraja |
|
|---|
| Wabup Tana Toraja: Penerbangan Manado–Toraja Dorong Wisata, Tak Perlu Lagi Singgah di Makassar |
|
|---|
| Sekjen PMTI Dating Palembangan Harap Penerbangan Rute Manado–Toraja Tetap Berlanjut |
|
|---|
| Ketua PMTI Yulius Selvanus ke Toraja Bawa Pasukan: dari Wali Kota hingga Rektor Unsrat |
|
|---|
| Turun dari Pesawat, Ketua PMTI Yulius Selvanus Disambut Tarian Pa’gellu dan Dikenakan Passapu Toraja |
|
|---|