Tribun UMKM

Dari Hobi Jadi Bisnis, Red Beans Toraja Raup Omzet Hingga Jutaan Rupiah per Hari

Saat ramai, terutama pada musim liburan, atau jadwal kunjungan wisatawan manca negara, omzet bisa menembus jutaan rupiah per hari.

Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Apriani Landa
Tribun Toraja/Lilianti Ariyani
KEDAI KOPI - Rangga sedang melayani pengunjung kedai Red Beans Toraja, di Kelurahan Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara. Kedai kopi ini telah hadir sejak 2013 lalu. 

TRIBUNTORAJA. COM - Berawal dari kebiasannya menikmati kopi, Mala (34), warga asal Ke'te Kesu', Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, sukses membangun bisnis kedai kopi bernama Red Beans Toraja.

Mala merintis usahanya ini sejak tahub 2013 lalu di Kelurahan Tikunna Malenong. 

Kini, Red Beans Toraja menjadi salah satu kedai kopi yang cukup dikenal, khususnya bagi para pecinta kopi di Toraja Utara.

Menurut Rangga (31), adik dari pemilik kedai, omzet harian Red Beans Toraja bervariasi, tergantung kondisi pengunjung. 

Saat kunjungan sepi, pendapatan berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu per hari. 

Namun saat ramai, terutama pada musim liburan, atau jadwal kunjungan wisatawan manca negara, omzet bisa menembus jutaan rupiah per hari.

"Puncak kunjungan wisatawan lokal biasanya terjadi saat Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, ramai mulai bulan Juni hingga Agustus,” jelas Rangga saat ditemui di kedainya, Kamis (26/6/2025) sore.

Kedai Red Beans Toraja menawarkan minuman dua jenis kopi utama, yakni Arabika dan Robusta, yang seluruhnya berasal dari perkebunan lokal Toraja. 

Seduhan kopi Arabika menjadi favorit para pengunjung, dengan harga jual antara Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per gelas. 

Sementara kopi Robusta dibanderol lebih terjangkau, sekitar Rp 20 ribu per gelas.

Dari pantauan di lokasi, Kamis sore, mayoritas pengunjung masih didominasi wisatawan lokal, sedangkan kunjungan wisatawan asing terbilang lebih sedikit.

"Harapan kami ke depan, kedai ini bisa terus berkembang, sekaligus menjadi media promosi untuk kopi khas Toraja ke pasar yang lebih luas, termasuk mancanegara,” tambah Rangga.

Kopi Toraja sendiri dikenal memiliki cita rasa khas yang sudah diakui di pasar internasional, menjadi salah satu komoditas unggulan yang mendukung pariwisata dan perekonomian lokal.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved