Presiden AS Donald Trump Terancam Dimakzulkan Karena Serang Iran
AOC menambahkan, serangan terhadap Iran merupakan keputusan impulsif yang berisiko menyeret AS ke dalam perang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250617_donald-trump-dihujat-imbas-perang-Iran-vs-israel.jpg)
Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries menulis bahwa Trump gagal mencari otorisasi Kongres untuk penggunaan kekuatan militer.
"Berisiko melibatkan Amerika dalam perang yang berpotensi membawa bencana di Timur Tengah," tutur Jeffries.
"Donald Trump memikul tanggung jawab penuh dan total atas segala konsekuensi buruk yang timbul dari tindakan militer sepihaknya," sambungnya.
Meskipun eksekutif secara teknis tidak memiliki kewenangan hukum untuk memerintahkan serangan militer asing tanpa persetujuan Kongres, beberapa presiden sebelumnya, termasuk Bill Clinton, Barack Obama, dan Trump selama masa jabatan pertamanya, melancarkan tindakan militer serupa di Libya, Sudan, Afghanistan, dan Iran.
Di sisi lain, Wakil Presiden AS, JD Vance, membela penuh keputusan Trump menyerang Iran.
"Pertama-tama, presiden memiliki kewenangan yang jelas untuk bertindak guna mencegah penyebaran senjata pemusnah massal," kata Vance di acara Meet the Press with Kristen Welker di NBC.
Sumber: Kompas.com
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Serang Iran Tanpa Persetujuan Kongres AS, Trump Terancam Dimakzulkan"
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Apple Lakukan PHK di Divisi Penjualan, Gelombang PHK di Industri Teknologi Berlanjut |
|
|---|
| Ngaku Fans Berat Jackie Chan, Presiden AS Donald Trump Minta Film 'Rush Hour 4' Segera Diproduksi |
|
|---|
| Donald Trump Puji Prabowo Subianto di KTT Gaza: Sosok yang Luar Biasa |
|
|---|
| Dalang Bom Bali 2002, Hambali Bakal Jalani Sidang di AS Bulan Depan |
|
|---|