Sekjen PBB Peringatkan Eskalasi Berbahaya Pasca Serangan AS ke Iran
Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa serangan AS ke fasilitas nuklir Iran bisa memicu konflik tak terkendali yang mengancam perdamaian...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sekretaris-Jenderal-PBB-Antonio-Guterres-dengan-Menteri-Luar-Negeri-Rusia-Sergei-Lavrov.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyatakan keprihatinannya terhadap serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran yang menyasar tiga fasilitas nuklir utama: Fordow, Isfahan, dan Natanz.
Guterres menyebut tindakan militer yang dilakukan oleh AS pada Minggu (22/6/2025) pagi WIB sebagai eskalasi berbahaya yang dapat memperparah konflik yang sudah berada di ambang krisis, khususnya di kawasan Timur Tengah yang terus memanas akibat konflik Iran dan Israel.
“Ini merupakan eskalasi berbahaya di wilayah yang sudah berada di ambang krisis, dan menjadi ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional,” ujar Guterres dalam pernyataan resminya.
Seruan untuk Deeskalasi Global
Guterres menegaskan bahwa risiko konflik tak terkendali semakin tinggi, dengan dampak buruk yang bisa menjalar luas, termasuk bagi warga sipil, stabilitas kawasan, dan perdamaian global.
“Saya menyerukan kepada Negara-Negara Anggota untuk meredakan ketegangan dan mematuhi kewajiban mereka berdasarkan Piagam PBB dan aturan hukum internasional lainnya,” tambahnya.
Ia memperingatkan bahwa diplomasi harus menjadi satu-satunya jalan keluar, karena tidak ada solusi militer yang dapat membawa hasil jangka panjang.
Baca juga: Iran Ancam Serangan Balasan usai AS Hantam 3 Fasilitas Nuklir, Selat Hormuz Jadi Target
“Di saat yang genting ini, sangat penting untuk menghindari spiral kekacauan,” ujar tokoh asal Portugal itu.
“Satu-satunya harapan adalah perdamaian,” tegas Guterres.
Peringatan Guterres muncul di tengah kekhawatiran internasional terhadap potensi balasan militer Iran.
Baca juga: AS Serang Iran, Houthi Ancam Targetkan Kapal Perang Amerika di Laut Merah
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan bahwa akan ada konsekuensi besar jika AS ikut campur dalam perang Iran-Israel.
Presiden AS Donald Trump sendiri telah mengklaim keberhasilan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran, dan menyatakan bahwa serangan tambahan mungkin dilakukan jika Iran membalas.
(*)
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Profil Michelin Sallata, Pemudi Toraja yang Suarakan Isu Perdamaian di Forum PBB |
|
|---|
| Putri Tana Toraja, Michelin Sallata Wakili Pemuda Indonesia di Forum PBB Asia-Pasifik |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|