AS Serang Iran, Houthi Ancam Targetkan Kapal Perang Amerika di Laut Merah
Kelompok Houthi di Yaman mengancam akan menyerang kapal perang Amerika Serikat di Laut Merah jika Washington membantu Israel dalam serangan terhadap..
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemberontak-Houthi-mengacungkan-senjatanya.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengeluarkan peringatan keras terhadap Amerika Serikat (AS) menyusul keterlibatan Washington dalam serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa kelompoknya siap menargetkan kapal-kapal dan kapal perang milik AS di Laut Merah apabila AS terus mendukung agresi militer Israel terhadap Iran.
“Kami akan menargetkan kapal dan kapal perang AS di Laut Merah jika Washington berpartisipasi dalam serangan ke Iran,” ujar Saree seperti dikutip dari Euronews, Sabtu (21/6/2025).
Saree menegaskan bahwa Houthi memantau pergerakan militer di kawasan dengan ketat, termasuk segala manuver yang dianggap bermusuhan.
Mereka menyatakan akan mengambil tindakan balasan demi mempertahankan diri.
Baca juga: Trump Akui AS Serang Fasilitas Nuklir Iran: Akan Ada Serangan Tambahan Jika Diserang Balik
Houthi Sebut Iran Penghalang Dominasi Israel
Saree juga menilai bahwa serangan terhadap Iran bukan sekadar konflik bilateral, melainkan bagian dari rencana Israel untuk mendominasi kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, Iran selama ini menjadi penghalang utama agenda tersebut.
“Kami tidak akan membiarkan rencana itu diimplementasikan,” tambah Saree.
Pernyataan ini muncul hanya sehari setelah AS menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap beberapa entitas penting yang terkait dengan kelompok Houthi, sebagai bagian dari tekanan terhadap aliansi Iran.
Baca juga: AS Serang Tiga Fasilitas Nuklir Iran, IRGC Resmi Nyatakan Perang
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Apple Lakukan PHK di Divisi Penjualan, Gelombang PHK di Industri Teknologi Berlanjut |
|
|---|
| Ngaku Fans Berat Jackie Chan, Presiden AS Donald Trump Minta Film 'Rush Hour 4' Segera Diproduksi |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|