Minggu, 12 April 2026

Arab Diam-diam Dukung Serangan Israel ke Iran

Ziada mengungkap bahwa Imam Besar Al-Azhar bahkan pernah menyatakan dukungan pada Syiah, yang dianggap bertentangan

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Arab Diam-diam Dukung Serangan Israel ke Iran
tribunnews
Tangkap layar dari YNet, Selasa (17/6/2025) menunjukkan pemandangan kerusakan di pemukiman di Tel Aviv, Israel akibat rudal Iran. Iran dilaporkan akan meluncurkan serangan besar ke Israel dalam beberapa jam mendatang. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah melancarkan serangan udara langsung ke pusat intelijen utama Israel di Tel Aviv Selasa. 

TRIBUNTORAJA.COM - Pakar geopolitik asal Mesir yang kini tinggal di pengasingan di Washington DC, Dalia Ziada, mengungkap bahwa banyak warga Arab secara diam-diam mendukung serangan Israel terhadap Iran.

Pernyataan itu disampaikan Ziada dalam wawancara eksklusif dengan The Jerusalem Post pada Rabu (18/6/2025).

“Secara diam-diam, orang Arab bersuka cita melihat Israel menyerang Iran,” kata Ziada.

Menurutnya, Iran sudah lama dianggap sebagai musuh oleh negara-negara Arab, khususnya kelompok negara Sunni yang dipimpin Arab Saudi.

Ia menuding Iran sering mengancam stabilitas kawasan, seperti melecehkan Bahrain dan UEA, serta bahkan menyebut nama jalan di Teheran dengan nama pembunuh Presiden Mesir Anwar Sadat.

Kritik untuk Mesir: “Berpura-pura Bela Palestina, Tapi Dukung Iran”

Ziada menyayangkan sikap Mesir yang menurutnya menyembunyikan dukungan terhadap Iran dengan balutan retorika pro-Palestina.

Padahal secara historis, kata dia, Mesir justru memiliki sejarah permusuhan dengan Iran.

Ia menilai pengaruh Qatar sebagai faktor utama di balik perubahan sikap Mesir.

Menurutnya, Qatar "menyuap" Mesir lewat investasi ekonomi sejak 2022, dan makin intens sejak serangan 7 Oktober.

“Qatar menugaskan Mesir menutupi kejahatan Iran lewat media nasional, media sosial, dan bahkan lembaga keagamaan seperti Universitas Al-Azhar,” kata Ziada.

Ziada mengungkap bahwa Imam Besar Al-Azhar bahkan pernah menyatakan dukungan pada Syiah, yang dianggap bertentangan dengan identitas Sunni lembaga itu.

Tuduhan terhadap Pemerintah Mesir Soal Gaza

Ziada juga mengkritik keras cara Mesir menangani isu Gaza. Ia menyebut pemerintah Mesir berpura-pura membela rakyat Palestina, namun justru memperketat perbatasan Rafah saat perang meletus.

“TV Mesir berseru ‘Hidup Palestina’, tapi di lapangan, mereka malah menggandakan tembok agar warga Gaza tidak bisa keluar,” ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved