Iran Pastikan Lanjutkan Program Nuklir Meski Sudah Capai Gencatan Senjata dengan Israel
Usai gencatan senjata dengan Israel, Iran menegaskan program nuklir damai tetap berjalan. AEOI sebut tak ada gangguan berarti meski fasilitas diserang
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/RUDAL-ANTARBENUA-sf.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Pemerintah Iran menegaskan tidak akan menghentikan program nuklirnya meskipun telah terjadi gencatan senjata dengan Israel.
Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Mohammad Eslami, mengatakan Iran telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap aktivitas nuklir negara itu.
Dalam pernyataannya pada Selasa (24/6/2025), Eslami mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran yang disebutnya damai.
Ia mengklaim bahwa AEOI telah menilai kerusakan di lokasi yang diserang dan mengambil semua tindakan yang diperlukan.
“Iran telah membuat serangkaian pengaturan sebelumnya untuk memulihkan aktivitas nuklir,” ujar Eslami, dilansir dari IRIB.
Ia juga menyoroti bahwa rencana-rencana yang telah dirancang akan mencegah jeda dalam proses produksi dan layanan di sektor nuklir.
Baca juga: Trump Murka usai Israel Langgar Gencatan Senjata, Bela Iran di Tengah Perang Berkepanjangan
Juru Bicara AEOI, Behrouz Kamalvandi, dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa industri nuklir di Iran sudah tertanam kuat dan tidak bisa dicabut oleh musuh.
“Iran memiliki kapasitas dan kemampuan yang memungkinkannya untuk terus maju dalam industri nuklir tanpa gangguan,” tegas Kamalvandi kepada penyiar IRIB.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht Ravanchi, turut mengecam serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran sebagai tindakan agresi yang melanggar hukum internasional.
Baca juga: 6 Hari Proses Evakuasi dari Iran, WNI Asal Samarinda Akhirnya Tiba di Jakarta
Perang Iran vs Israel
Iran vs Israel
Perang Israel vs Iran
nuklir
Israel
Iran
Amerika Serikat
Gencatan Senjata
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Apple Lakukan PHK di Divisi Penjualan, Gelombang PHK di Industri Teknologi Berlanjut |
|
|---|
| Ngaku Fans Berat Jackie Chan, Presiden AS Donald Trump Minta Film 'Rush Hour 4' Segera Diproduksi |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|