Jamaah Haji Gelombang II Tinggalkan Makkah
Hemat tenaga dan jaga kondisi tubuh sebelum berangkat ke Madinah. Di Madinah, jamaah haji akan menjalani masa tinggal selama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/10052025_Masjidil_Haram.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Tahap pendorongan jamaah haji gelombang II dari Makkah menuju Madinah dimulai pada Rabu (18/6/2025), pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Sebanyak 18 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan ke Madinah pada tahap ini.
Kloter yang ikut dalam pemberangkatan antara lain Kloter 12 dari Embarkasi/Debarkasi Makassar (UPG).
Kloter terbanyak berasal dari Embarkasi/Debarkasi Surabaya (SUB) dengan empat kloter.
Disusul Embarkasi/Debarkasi Solo (SOC) dan Jakarta-Bekasi (JKS), masing-masing mengirimkan tiga kloter.
Jamaah akan menempuh perjalanan darat dari Makkah ke Madinah dengan estimasi waktu sekira enam jam.
Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Ali Machzumi, mengimbau jamaah bersiap secara fisik.
Hemat tenaga dan jaga kondisi tubuh sebelum berangkat ke Madinah. Di Madinah, jamaah haji akan menjalani masa tinggal selama sembilan hari.
Selama itu, jamaah akan beribadah di Masjid Nabawi dan ziarah ke Makam Nabi. Jamaah juga akan masuk ke Raudhah sesuai jadwal yang difasilitasi oleh PPIH.
Setiap jamaah akan mendapatkan tasreh resmi untuk masuk ke Raudhah.
“Fasilitas ini diberikan gratis oleh PPIH untuk jamaah Indonesia,” kata Ali.
Selama di Madinah, jamaah juga akan mengikuti program City Tour.
Program ini mencakup kunjungan ke situs-situs sejarah peninggalan Nabi Muhammad SAW.
City Tour dijalankan oleh majmu’ah dan difasilitasi PPIH Arab Saudi.
“Semua layanan ini gratis, tanpa biaya tambahan,” ujar Ali Machzumi.
| Daerah di Sulsel Terlama, Antrean Haji akan Disamaratakan 26,4 Tahun |
|
|---|
| Pulang Haji, Anisah Terpaksa Tinggal di Tenda, Rumahnya di Soppeng Terbakar |
|
|---|
| Pulang Tanpa Suami, Hj Resnawati Tinggalkan Cinta Suci di Tanah Suci |
|
|---|
| Fisik Sulaeman Asal Pinrang Luar Biasa, Usia 102 Tahun Tapi Tak Pakai Kursi Roda di Tanah Suci |
|
|---|
| Banyak Negara Mau Belajar Pengelolaan Jemaah Haji di Indonesia |
|
|---|