AS Siap-siap Ikut Campur dalam Perang Israel vs Iran, Penduduk Teheran Mulai Mengungsi
Warga Teheran mulai mengungsi usai Israel terus melancarkan serangan udara ke Iran. Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan intervensi militer...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Telegram-resmi-Korps-Garda-Revolusi-IRGC-Iran.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Ketegangan antara Israel dan Iran terus meningkat.
Pada Selasa (17/6/2025), ribuan penduduk Teheran dilaporkan mulai mengungsi dari ibu kota Iran, menyusul eskalasi konflik yang kian memburuk.
Jalanan di wilayah barat Teheran macet oleh kendaraan warga yang hendak keluar kota.
Antrean panjang juga tampak di SPBU dan berbagai jalur keluar kota.
“Rasanya seperti tidak ada yang tinggal di kota ini,” ujar salah satu warga Teheran dikutip dari Associated Press.
Langkah evakuasi ini dipicu oleh seruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meminta seluruh penduduk Teheran untuk mengungsi dan menyerukan agar Iran menyerah tanpa syarat.
Trump bahkan mengisyaratkan kemungkinan keterlibatan langsung militer AS dalam konflik Iran–Israel.
Baca juga: Netanyahu Klaim Serangan ke Iran Demi Cegah Bom Nuklir, Analis Nilai untuk Kepentingan Politik
Serangan Israel dan Respons Iran
Israel memulai Operasi Rising Lion pada Jumat (13/6/2025) lalu, dengan dalih menghentikan pengembangan senjata nuklir Iran.
Sejak saat itu, serangan udara Israel ke berbagai target di Teheran dan kota besar lain di Iran terus terjadi.
Pemerintah Iran menyebutkan sedikitnya 224 orang tewas dan 1.277 lainnya luka-luka akibat serangan Israel hingga Senin (16/6).
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Apple Lakukan PHK di Divisi Penjualan, Gelombang PHK di Industri Teknologi Berlanjut |
|
|---|
| Ngaku Fans Berat Jackie Chan, Presiden AS Donald Trump Minta Film 'Rush Hour 4' Segera Diproduksi |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|