Rabu, 15 April 2026

Berita Viral

Viral Tarekat Syattariyah di Sumbar Rayakan Idul Adha 8 Juni 2025, Ini Penjelasannya

Tanggal tersebut berbeda dua hari dari penetapan pemerintah yang menetapkan Iduladha jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Viral Tarekat Syattariyah di Sumbar Rayakan Idul Adha 8 Juni 2025, Ini Penjelasannya
TribunPadang.com/Panji Rahmat
IDUL ADHA 2025 - Foto arsip: Jemaah Syattariah melaksanakan salat Idulfitri 1445 H/2024 pada Kamis (11/4/2024) silam. Terkini, Jemaah Tarekat Syattariyah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat merayakan Hari Raya Iduladha pada Minggu, 8 Juni 2025. 

TRIBUNTORAJA.COM, PADANG PARIAMAN – Jemaah Tarekat Syattariyah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H pada Minggu (8/6/2025).

Tanggal tersebut berbeda dua hari dari penetapan pemerintah yang menetapkan Iduladha jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.

Perbedaan ini terjadi karena Tarekat Syattariyah menggunakan metode penentuan kalender yang berbeda dengan metode pemerintah.

 

 

Jika pemerintah menggunakan rukyatul hilal atau pengamatan bulan secara langsung untuk menentukan awal bulan Hijriyah, maka Tarekat Syattariyah memakai metode hisab takwim khamsiah.

“Kami menggunakan metode hisab takwim khamsiah, yaitu menghitung tanggal dengan menambahkan lima hari dari penanggalan Ramadan yang sebelumnya telah ditentukan melalui rukyatul hilal di Pantai Ulakan,” kata ulama terkemuka Tarekat Syattariyah, Tuanku Imam Sidi kepada wartawan, Sabtu (7/6/2025).

Metode hisab takwim khamsiah memungkinkan pengikut Tarekat Syattariyah menentukan tanggal-tanggal penting dalam kalender Hijriyah secara lebih konsisten tanpa tergantung pada kondisi cuaca saat pengamatan hilal.

 

Baca juga: Terlalu Banyak Makan Daging saat Idul Adha? Coba 7 Minuman Ini untuk Bantu Turunkan Kolesterol

 

Tuanku Imam Sidi menambahkan bahwa pengamatan hilal hanya dilakukan dua kali setahun, yakni pada awal Ramadan dan untuk penetapan Idulfitri.

Sementara untuk Iduladha, mereka sepenuhnya mengandalkan perhitungan matematis berdasarkan kalender warisan leluhur.

“Kami tidak melihat hilal langsung untuk Iduladha, sehingga tanggalnya bisa berbeda,” jelasnya.

 

Baca juga: LDII Tana Toraja Sembelih 2 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 1446 H Tahun 2025

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved