UMI Makassar Kampus Swasta dengan Guru Besar Terbanyak di Timur Indonesia
Kedua guru besar yang dikukuhkan itu; Prof Dr Ir H Sudirman Numba, MS (63) dan Prof Dr Ir Hj Ida Rosada MS (61).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Rapat-Se3r33.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mencatat rekor sebagai kampus swasta dengan 100 guru besar (profesor), sekaligus terbanyak di timur Indonesia, medio 2025 ini.
Untuk kampus negeri, Universitas Hasanuddin (Unhas) masih tertinggi, yaitu 549 orang, menyusul Universitas Udayana Bali dengan 261 profesor per April 2025 ini.
Kampus swasta di Makassar, Universitas Bosowa (Unibos) punya 32 profesor, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) 23, dan Universitas Islam Makassar (UIM) 5 profesor per April 2025.
Status affirmatif guru besar ini diungkapkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX (Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara), Dr Andi Lukman (58), dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Pengukukan dua profesor UMI, Sabtu (31/5/2025), di Auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI, Jl Urip Sumiharjo, Panaikang, Makassar, Sulsel.
"Dari 203 guru besar di wilayah sembilan LLDikti, 100 guru besar atau 49 persen dari UMI," ujar Andi Lukman, dalam sambutan resminya.
Kedua guru besar yang dikukuhkan itu; Prof Dr Ir H Sudirman Numba, MS (63) dan Prof Dr Ir Hj Ida Rosada MS (61).
Keduanya adalah guru besar baru dari Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang UMI.
Kampus UMI dan 226 universitas swasta di Sultanbatara adalah entitas koordinatif pembina dan pengawas LLDikti region IX.
LLDikti dahulu bernama Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis).
Salah satu tugas LLDikti adalah validasi obyektif para calon profesor dan jabatan lektor kepala sebelum diSK-kan oleh Kementerian Ristekdikti.
Data himpunan, per Desember 2024, tercatat ada 17 region LLDikti yang mencakup 36 provinsi di Indonesia.
"Dari 22 provinsi di timur Indonesia, harus diakui UMI inilah yang terbanyak guru besarnya sekarang," ujar Andi Lukman, usai acara.
Menurutnya, selama tiga tahun periode jabatannya, sejak 2022, LLDikti mencatat ada 127 guru besar dari kampus non-negeri.
"Boleh dibilang hampir tiap kabupaten sekarang sudah ada profesornya," ujar Andi Lukman.
Sebelumnya, secara terpisah, Ketua Dewan Guru Besar UMI Prof Dr H Mansyur Ramli SE, MS (71) dan Rektor UMI Prof Dr H Hambali Thalib SH, mengkonfirmasi pencapaian ini.
| Profil Ustaz Khalid Basalamah Asal Makassar Terseret Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Mengaku Korban |
|
|---|
| Guru Besar UNM Bidik Kursi Rektor Unhas, Siap Bersaing dengan Incumbent |
|
|---|
| Universitas Muslim Indonesia Penyegaran Pimpinan, Prof Zakir: Kita Jalani Takdir Ini |
|
|---|
| UMI Makassar Cetak Rekor, Kampus Swasta dengan Guru Besar Terbanyak di Timur Indonesia |
|
|---|
| Bentrokan Antar Mahasiswa di Kampus UMI, Satu Korban Dikeroyok |
|
|---|