Sabtu, 11 April 2026

Jamaah Diimbau Tak Keluar Tenda Saat Wukuf

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI, Hilman Latief menyebut kapasitas tenda bervariasi antara 275 hingga 350 orang.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Jamaah Diimbau Tak Keluar Tenda Saat Wukuf
Mansur AM
PUNCAK HAJI - Petugas Haji Indonesia dipimpin Dirjen PHU Kemenag RI Hilman Latief kembali meninjau persiapan puncak haji di Arafah dan Mina, Selasa (27/5/2025). Ini adalah peninjauan hari kedua. 

TRIBUNTORAJA.COM - Kementerian Haji Arab Saudi memperingatkan soal cuaca ekstrem saat puncak haji. 

Suhu diprediksi lebih tinggi dibandingkan hari peninjauan.

Bisa mencapai hingga 50 derajat celcius.

“Jamaah diimbau tidak keluar tenda tanpa keperluan khusus," kata Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI, Hilman Latief, Senin (26/5/25).

Imbauan ini untuk mencegah serangan panas atau heatstroke. 

Jamaah haji dari seluruh dunia diminta berada di tenda Arafah hingga pukul 16.00 WAS.

Di Mina, jadwal lontar jumrah juga akan dimodifikasi.

Modifikasi jadwal dilakukan demi keamanan dan keselamatan jamaah.

Fasilitas tenda di Arafah dinilai semakin baik dari tahun sebelumnya.

“Paving blok dan kelistrikan sudah mengalami banyak perbaikan signifikan. Sistem AC juga lebih stabil dan dingin dibandingkan sebelumnya,” kata Hilman.

Pimpinan 8 syarikat diminta memastikan semua tenda berfungsi dengan baik.

Mulai dari AC, pendingin, hingga sanitasi harus layak digunakan.

Hilman menyebut belum ada upgrade resmi dari semua syarikat.

Namun, beberapa syarikat akan promosikan peningkatan layanan di masa depan.

Mereka merencanakan kejutan pelayanan untuk jamaah Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved