Dampak Efisiensi Anggaran, Banyak Hotel Dijual di Toko Online
Berdasarkan penelusuran Tribun di situs olx.co.id, selama 7 hari ke belakang ada 12 hotel di Jakarta yang dijual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Berdasa3332.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Industri hotel saat ini sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja imbas adanya efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
Dampaknya banyak gedung-gedung hotel dijual di toko online.
Ketua Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Khusus Jakarta (BPD PHRI), Sutrisno Iwantono mengatakan kejadian itu akibat dari para pengelola kesulitan mengurus hotel mereka karena turun tajamnya okupansi tamu.
"Kalau kita lihat angka-angka di OLX atau di aplikasi lain, itu yang jualan hotel itu sudah sangat banyak sekali," kata Sutrisno dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Senin (26/5/25).
"Kalau hotel itu dijual kan artinya mereka kesulitan untuk mengelola. Itu bisa dicek sekitar hari ini di OLX itu berapa angkanya," tambahnya.
Berdasarkan penelusuran Tribun di situs olx.co.id, selama 7 hari ke belakang ada 12 hotel di Jakarta yang dijual.
Lokasinya beragam, ada yang di Jakarta Pusat dan juga di Jakarta Selatan.
Harga yang ditawarkan juga bermacam-macam. Termahal ada di angka Rp 800 miliar.
Adapun saat ini industri hotel sedang berjuang melawan penurunan tingkat hunian.
Berdasarkan survei terbaru BPD PHRI Jakarta sebanyak 96,7 persen hotel di Jakarta mengalami penurunan tingkat hunian pada triwulan pertama tahun 2025.
Faktor utama penurunan hunian ini karena berkurangnya segmen pasar pemerintahan akibat pengetatan anggaran yang diterapkan.
Sebagaimana diketahui, pasar pemerintahan menjadi andalan hotel-hotel di Jakarta, di mana kontribusinya sekitar 20 hingga 40 persen pada pendapatan.
"Jadi kalau itu turun, katakan 50 persen, berarti turunnya sekitar 20 persenan. Jadi signifikan kontribusi dari pemerintah dalam pendapatan hotel itu," ujar Sutrisno.
Faktor berikutnya yang menyebabkan tingkat hunian hotel di Jakarta menurun pada triwulan I 2025 adalah kenaikan biaya operasional.
Ia mencontohkan tarif air dari PDAM yang naik hingga 71 persen dan kenaikan harga gas hingga 20 persen.
| Hotel Sahid Toraja Buka Lowongan Kerja Sales & Marketing Executive, Simak Syaratnya |
|
|---|
| Hotel Claro Makassar Siapkan 1 Ton Daging Sapi dan 2 Ton Ayam untuk Rakernas Nasdem |
|
|---|
| Rakernas di Makassar, Nasdem Booking 17 Hotel, 21 Restoran |
|
|---|
| Prabowo Gaungkan Efisiensi Anggaran Tapi Suka ke Luar Negeri, Pecah Rekor |
|
|---|
| Prabowo Buka Blokir Anggaran Rp134,9 Triliun untuk Program Prioritas Nasional |
|
|---|