Kamis, 30 April 2026

Tiga Hari Dicari, Daeng Jumba Ditemukan Tewas di Air Terjun Takapala Malino Gowa

Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dan saat ini nakhoda serta ABK dievakuasi oleh nelayan Kambuno, Kecamatan Pulau Sembilan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Tiga Hari Dicari, Daeng Jumba Ditemukan Tewas di Air Terjun Takapala Malino Gowa
ist
TENGGELAM - Suasana Pencarian Daeng Jumba, warga Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulsel, yang dilaporkan tenggelam di Air Terjun Takapala, Senin (5/5/2025). 

TRIBUNTORAJA.COM - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi Daeng Jumba, korban tenggelam di air terjun Takapala, Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin (5/5/2025).

Daeng Jumba dilaporkan hilang usai memompa air untuk pengairan kebunnya di air terjun Takapala pada Sabtu (3/5/2025) sore.

Setelah tiga hari pencarian, pria 70 tahun itu ditemukan dalam kondisi meninggal.

"Korban ditemukan tim SAR gabungan setelah menyelam di dasar air terjun dengan kedalaman 9 meter," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, Senin.

"Titik pencarian sejauh kurang lebih sekitar 50 meter dari titik awal korban diduga terjatuh. Saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga," tambah Arif Anwar.

Kapal Tenggelam

Pada Sabtu (3/5/2025) pukul 05.30 Wita, kecelakaan laut dilaporkan terjadi di Perairan Taka Limpoge, Kabupaten Sinjai.

Kapal nelayan milik Waris, warga Desa Tongke-tongke, Kecamatan Sinjai Timur, terbalik dan karam.

Nakhoda bernama Nasruddin dan empat orang krunya, yaitu Kahar, Rusli, Emil, dan Amar.

Beruntung nakhoda dan keempat Anak Buah Kapal (ABK) berhasil selamat.

Saat kejadian cuaca ekstrem terjadi di lokasi karamnya kapal tepatnya di daerah Limpoge.

Kepala Desa Tongke-tongke, Sirajuddin, membenarkan peristiwa ini.

Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dan saat ini nakhoda serta ABK dievakuasi oleh nelayan Kambuno, Kecamatan Pulau Sembilan.

“Alhamdulillah anak buah kapal sudah diselamatkan oleh warga Kambuno, jadi sekarang ada di Kambuno,” katanya.

Atas kejadian tersebut Sirajuddin juga mengimbau agar nelayan untuk  berhati-hati saat melaut.

“Nelayan harus waspada dengan kondisi cuaca saat ini dan mengikuti aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Saat ini sebagian besar wilayah di Kabupaten Sinjai masih diguyur hujan dengan intensitas sedang.(sayyid)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved