Jumat, 24 April 2026

Cek Jadwal Penampilan Penyanyi Idolamu, Beautiful Malino 2025 Dibuka Besok

Musisi lokal seperti Ashari Sitaba, Daeng Ngesa, Ismy Amaliah, dan Natinson juga dijadwalkan unjuk kebolehan di atas panggung.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Cek Jadwal Penampilan Penyanyi Idolamu, Beautiful Malino 2025 Dibuka Besok
ist
Logo Beautiful Malino 2025 

TRIBUNTORAJA.COM - Festival tahunan Beautiful Malino 2025 dibuka besok, Rabu (9/7/2025).

Digelar di kawasan hutan pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, pembukaan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 Wita.

Mengusung konsep alam, seni, dan budaya, gelaran tahun ini akan berlangsung selama lima hari, 9-13 Juli 2025, dengan beragam kegiatan hiburan, budaya, dan pameran UMKM.

“Ada banyak kejutan dan hiburan menarik yang sudah kami siapkan di Beautiful Malino 2025,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ratnawati.

Beautiful Malino 2025 menghadirkan deretan musisi nasional dan lokal.

Seperti Raim Laode, Lobow, Andi n Friends, dan Maliq & D’Essentials. 

Musisi lokal seperti Ashari Sitaba, Daeng Ngesa, Ismy Amaliah, dan Natinson juga dijadwalkan unjuk kebolehan di atas panggung.

Tidak hanya hiburan musik, pengunjung juga akan dimanjakan dengan carnaval budaya, seni pertunjukan, olahraga, literasi, hingga pameran UMKM lokal yang tersebar di berbagai titik dalam area festival.

Festival tahun ini juga menerapkan sistem pemesanan tiket digital berbasis barcode.

CEO Double Helix Indonesia, Ichal Tawil, selaku pelaksana teknis acara, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk memperlancar arus masuk dan menghindari antrean panjang di pintu masuk.

“Tiket dijual seharga Rp12.500, seluruh pembelian dilakukan secara digital. Barcode bersifat satu kali pakai,” ujarnya.

Menurutnya, sistem ini dipilih demi menciptakan pengalaman yang lebih nyaman dan tertib, terutama saat jadwal penampilan musisi utama.

Di dalam venue, pengunjung telah disiapkan berbagai fasilitas seperti toilet, musala, serta stan UMKM, sehingga tidak perlu keluar dari area acara.

Terkait kenaikan harga tiket dan sistem satu kali akses yang dikeluhkan sebagian warga, panitia menyatakan hal itu merupakan bentuk penyesuaian teknis.

“Dari Rp10 ribu ke Rp12.500 itu karena kami pakai platform digital dan sudah termasuk pajak. Kami rasa ini tetap festival paling murah,” tegas Ichal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved