Mahasiswa Palopo Demo Tuntut Darwis Dicopot dari Ketua DPRD
Darwis resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Palopo setelah dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah pada Senin (28/10/2024) silam.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PMII-Palopo-geruduk-Gedung-DPRD.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Palopo menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Palopo, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Sulawesi Selatan, Senin (5/5/2025).
Dalam aksinya, mereka menuntut agar Ketua DPRD Palopo, Darwis, dicopot dari jabatannya.
“Anggota dewan harusnya menyampaikan aspirasi masyarakat, bukan malah menyakiti rakyat. Copot ketua DPRD Palopo dari jabatannya,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.
Aksi ini merupakan buntut dari insiden kericuhan yang terjadi saat audiensi antara PMII Palopo dan Ketua DPRD Palopo, Darwis, pada Jumat (2/5/2025).
Dalam pertemuan itu, massa aksi menyuarakan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum terealisasi.
Awalnya, audiensi berlangsung kondusif.
Baca juga: KPU Sulsel Coret Data Ganda di PSU Pilwali Palopo
Darwis bahkan menyatakan bahwa pihak DPRD menerima seluruh tuntutan mahasiswa dan akan menyampaikannya ke pemerintah pusat.
Ia juga mengakui adanya kendala anggaran dalam pelaksanaan program MBG.
Baca juga: PSU Pilwali Palopo Segera Digelar, Surat Suara Masih Kurang 615 Lembar
“Kita sudah lakukan uji coba, tapi sampai hari ini program MBG belum terlaksana di Kota Palopo. Setelah uji coba, ternyata tidak sesuai dengan anggaran yang ada dari pusat,” ungkap Darwis dalam audiensi tersebut.
| Hingga 19 April, Ketua DPRD Toraja Utara Absen Masuk Kantor |
|
|---|
| DPRD Tana Toraja Bahas Pemisahan OPD untuk Optimalkan PAD |
|
|---|
| DPRD Tana Toraja Dukung Warga Tolak Proyek Geothermal Balla |
|
|---|
| Temui Pendemo, Ketua DPRD Tana Toraja Jelaskan Tahapan Penyusunan Ranperda RTRW |
|
|---|
| Mahasiswa: Ranperda RTRW Tana Toraja Ancam Kelestarian Lingkungan dan Pariwisata |
|
|---|