Senin, 18 Mei 2026

Asik, Guru Honorer Akan Dapat Bantuan Rp 300 Ribu per Bulan

Presiden Prabowo mengatakan, tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh dan hanya memiliki 1 kamar mandi. 

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Asik, Guru Honorer Akan Dapat Bantuan Rp 300 Ribu per Bulan
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
PROGRAM PENDIDIKAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Jumat (2/5/2025). Presiden Prabowo meluncurkan 4 program pendidikan. 

TRIBUNTORAJA.COM - Di momen Hari Pendidikan Nasional (Hadiknas) tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di Tanah Air.

Ada empat program pendidikan yang diluncurkan dan dinamakan sebagai  Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). 

Program ini diluncurkan saat memperingati Hardiknas di SDN Cimahpar 5, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025).

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol. Presiden Prabowo didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti; Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo; Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk; Kepala Staf Kepresidenan, AM Putranto; hingga Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Adapun 4 program Pendidikan ini adalah sebagai berikut:

1. Revitaslisasi sekolah

Pemerintah akan melakukan revitalisasi terhadap 10.441 sekolah pada tahun ini. 

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan anggaran mencapai 16,9  triliun untuk program perbaikan sekolah. 

Presiden Prabowo mengatakan, tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh dan hanya memiliki 1 kamar mandi. 

"Kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah-sekolah Indonesia dalam waktu secepat-cepatnya," katanya.

Perbaikan sekolah akan dilakukan secara bertahap. Anggarannya pun kan ditambah seiring dengan peningkatan target sekolah yang diperbaiki di tahun-tahun mendatang.

"Mungkin sekarang baru bisa 11 ribu sekolah. Tapi begitu dapat dana lebih, terus akan kita tambah perbaikan-perbaikan itu," ucapnya.

Menurut data yang diterima Preiden Prabowo, jumlah sekolah di Indonesia mencapai 330 ribu. Untuk memperbaiki semua itu, kata Presiden, butuh Waktu 30 tahun hingga semua sekolah dalam kondisi layak. 

2. Smart Board

Pemerintah meluncurkan program digitalisasi pendidikan dengan menggunakan smart board atau papan pintar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved