Momen Ketua DPRD Sulsel Minta Maaf dalam Aksi Hari Buruh di Makassar
Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan buruh harus ditingkatkan, terlebih dengan adanya isu perubahan regulasi ketenagakerjaan.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Sulsel-A-Rachmatika-Dewi-menemui-massa-aksi-buruh-dari-Konfederasi-Serikat.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKASSAR – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi atau yang akrab disapa Cicu, turun langsung menemui massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DPD Sulsel dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional di Makassar, Kamis (1/5/2025).
Cicu menemui para buruh di depan gerbang Kantor DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo No. 59, Kecamatan Panakkukang, setelah sebelumnya ratusan massa aksi mencoba masuk ke dalam gedung legislatif namun dihalau oleh personel kepolisian Polrestabes Makassar dan TNI.
Di hadapan para buruh, Cicu menyampaikan permohonan maaf karena sempat terlambat menemui massa aksi.
Ia memastikan bahwa aspirasi dan tuntutan buruh telah diterima secara resmi oleh DPRD Sulsel.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman buruh, bahwa sekali lagi kalian adalah tulang punggung perekonomian Sulawesi Selatan," ucapnya.
Cicu menegaskan, DPRD Sulsel akan menindaklanjuti tuntutan tersebut sesuai dengan kewenangan yang dimiliki secara bertahap.
Baca juga: Mahasiswa UNM Blokir Jalan AP Pettarani, DPRD Minta Aksi Hari Buruh Tetap Kondusif
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi demi kemajuan ekonomi Sulsel.
"Kami dari pemerintah provinsi tentu tidak akan sanggup menjadikan Sulsel menjadi provinsi yang terkemuka di Indonesia tanpa ada campur tangan dari serikat pekerja buruh," ujarnya.
Menurut Cicu, menjaga iklim investasi yang kondusif adalah hal penting agar perekonomian Sulsel dapat tumbuh lebih baik dan berkelanjutan.
Baca juga: Massa Aksi Hari Buruh Makassar Blokir Jalan Depan DPRD Sulsel
Koordinator aksi KSPSI DPD Sulsel, Ogri, menyampaikan apresiasinya kepada Ketua DPRD Sulsel yang telah menemui langsung massa aksi.
Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan buruh harus ditingkatkan, terlebih dengan adanya isu perubahan regulasi ketenagakerjaan.
"Termasuk Undang-undang perampasan aset sehingga perlu adanya pengawasan dari pihak provinsi maupun kota," tegas Ogri.
Baca juga: Tunggu Aksi Hari Buruh, Aparat TNI-Polri Santap Nasi Kotak di Kolong Flyover Pettarani Makassar
Tuntutan KSPSI DPD Sulsel dalam aksi Hari Buruh 2025:
- Mendesak pembentukan desk ketenagakerjaan di Polda Sulawesi Selatan.
- Mendesak Disnakertrans Sulsel untuk lebih tegas dalam penegakan aturan ketenagakerjaan kepada pengusaha.
- Mendorong terbentuknya Satgas PHK di Sulawesi Selatan.
- Peningkatan anggaran dan pemberdayaan lembaga ketenagakerjaan seperti LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan Sulsel.
- Mendesak Ketua DPRD Sulsel mengambil alih persoalan PHK tenaga kesehatan di kabupaten/kota di Sulsel.
- Mendesak pengawas ketenagakerjaan Disnakertrans Sulsel agar mempercepat proses penanganan laporan kasus ketenagakerjaan dari serikat pekerja/buruh.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Detik-detik Ketua DPRD Sulsel Minta Maaf ke Buruh"
| Sepatu dan Baju Saya dari Keringat Buruh |
|
|---|
| Kompetisi Sisakan 9 Laga, Bek Andalan PSM Dikabarkan Susul Tavares ke Persebaya |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Koalisi Mahasiswa Toraja Unjuk Rasa Tolak Ranperda RT/RW 2026–2045 |
|
|---|
| Pertandingan Berakhir, PSM Makassar Kalah Lagi |
|
|---|
| Golllllllll, Persebaya Robek Jala Gawang PSM di Menit 26 |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.